Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Harga Minyak Dunia Naik, Pejabat Bone Ngantor Pakai Mobil Listrik

Asisten II Bone Andi Amran, mengaku telah menggunakan mobil listrik selama kurang lebih dua tahun terakhir

Penulis: Wahdaniar | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Wahdaniar
MOBIL LISTRIK- Potret mobil listrik milik Asisten II bagian keuangan dan perekonomian Pemerintah Kabupaten Bone, Andi Amran, Selasa (14/4/2026). Selat Hormuz memanas, Pejabat Bone ini pilih mobil listrik yang lebih hemat. 

Ringkasan Berita:
  • Asisten II Bone Andi Amran, mengaku telah menggunakan mobil listrik selama kurang lebih dua tahun terakhir
  • Ia menilai kendaraan listrik memberikan banyak keuntungan dibanding mobil berbahan bakar minyak

 

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE — Ketidakpastian pasokan bahan bakar minyak (BBM) global imbas konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang berdampak pada penutupan Selat Hormuz mulai dirasakan di berbagai sektor.

Kondisi tersebut mendorong sebagian masyarakat untuk mempertimbangkan penggunaan kendaraan listrik sebagai alternatif yang lebih hemat dan stabil.

Asisten II bagian keuangan dan perekonomian Pemerintah Kabupaten Bone, Andi Amran, mengaku telah menggunakan mobil listrik selama kurang lebih dua tahun terakhir.

Ia menilai kendaraan listrik memberikan banyak keuntungan dibanding mobil berbahan bakar minyak.

“Alhamdulillah selama ini pemakaiannya lebih nyaman dibanding mobil konvensional. Kemudian dari sisi energi juga lebih menguntungkan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (14/4/2026).

Di tengah situasi global yang memengaruhi harga dan distribusi BBM, ia menyebut penggunaan mobil listrik jauh lebih efisien dari sisi biaya operasional.

Menurutnya, biaya energi yang dikeluarkan hanya sekitar 20 hingga 25 persen dibandingkan penggunaan BBM pada kendaraan konvensional.

“Kalau dibandingkan, kurang lebih hanya 20 sampai 25 persen dari semestinya. Jadi jauh lebih murah,” jelasnya.

Selain itu, pajak kendaraan listrik juga tergolong ringan. 

Ia menyebut hanya membayar sekitar Rp145 ribu per tahun untuk pajak kendaraan bermotornya.

Tak hanya hemat, Andi Amran juga menilai mobil listrik memiliki fitur keselamatan yang lebih baik, salah satunya sistem pengereman otomatis untuk mencegah potensi tabrakan.

“Fitur keselamatannya lumayan, misalnya bisa mengerem otomatis ketika mau terjadi tabrakan. Jadi tingkat keamanannya lebih baik,” katanya.

Dari sisi kenyamanan, kendaraan listrik disebut memiliki handling yang lebih halus dan nyaman saat digunakan di jalan.

Meski demikian, ia mengakui masih ada kendala, terutama terkait ketersediaan stasiun pengisian daya cepat (fast charging) yang belum merata.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved