Celengan Masjid Al Markaz Al Maarif Bone Menurun, Saldo Ramadan Baru Rp34 Juta
H Zainal Abidin mengatakan, penurunan itu karena jumlah jemaah beribadah di masjid tersebut juga berkurang
Penulis: Wahdaniar | Editor: Ari Maryadi
Ringkasan Berita:
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE — Pemasukan dari celengan di Masjid Al Markaz Al Maarif Bone atau Masjid Agung Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan mengalami penurunan selama Ramadan tahun ini.
Pengurus Masjid Agung Bone, H Zainal Abidin mengatakan, penurunan tersebut terjadi karena jumlah jemaah yang beribadah di masjid tersebut juga berkurang.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya terjadi di Masjid Agung,tetapi juga di sejumlah masjid lain di Kabupaten Bone.
“Menurun kayaknya, menurun karena menurunnya juga jemaah. Bukan cuma Masjid Agung, semua masjid di Bone ini saya tanya-tanya teman-teman panitia, semua menurun,” kata H Zainal Abidin kepada Tribun, Minggu (15/3/2026).
Ia menjelaskan, salah satu penyebabnya karena jemaah kini terbagi di berbagai masjid yang berada di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka.
Jika dibandingkan beberapa tahun lalu, Masjid Agung biasanya dipadati jemaah pada awal Ramadan.
Namun saat ini jumlah jemaah yang salat berjamaah tidak lagi seramai sebelumnya.
“Dulu Masjid Agung ini biasa full. Kalau awal Ramadan itu biasanya penuh, sekarang paling dua sampai tiga baris saja,” ujarnya.
Zainal Abidin yang juga merupakan Ketua Baznas Bone mengungkapkan, hingga Sabtu malam saldo celengan yang terkumpul selama Ramadan mencapai sekitar Rp34 juta.
Namun jumlah tersebut belum dipotong dengan berbagai pengeluaran kegiatan Ramadan di masjid tersebut.
“Posisinya tadi malam sekitar Rp34 juta. Tapi itu belum keluar biaya iktikaf,” jelasnya.
Ia menyebutkan, pemasukan dari celengan setiap malam bahkan tidak sampai Rp1 juta.
Sementara pengeluaran untuk kegiatan Ramadan cukup besar, termasuk biaya mubalig yang mencapai sekitar Rp1 juta setiap malam.
“Pemasukan celengan itu per malam tidak sampai Rp1 juta. Sedangkan mubalig saja Rp1 juta per malam,” katanya.
| Penghasilan 300 KK Hilang Setelah Pelabuhan Penyebrangan Bajoa Bone Ditutup 21 Hari |
|
|---|
| Diserang Samurai dan Badik di Bone, Karyawan Luka Parah hingga Jari Putus |
|
|---|
| Cegah Keributan, Mahasiswa di Tonra Bone Dianiaya Warga |
|
|---|
| Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sudah Terasa di Bone, Ketua HIPMI: Omzet Menyusut |
|
|---|
| Aksi Babinsa di Bone: Terjun Langsung ke Sawah, Bantu Petani Tanam Padi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260315-Masjid-Agung-Al-Maarif-Bone.jpg)