Tribun Bone
Jembatan dan Jalan Baru, Warga Bone Rasakan Perubahan di Tahun Pertama Pemerintahan Baru
Pemerintah Kabupaten Bone mencatat sejumlah proyek infrastruktur sebagai capaian menonjol dalam satu tahun kepemimpinan Bupati Andi Asman Sulaiman
Penulis: Wahdaniar | Editor: Muh Hasim Arfah
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE – Pemerintah Kabupaten Bone mencatat sejumlah proyek infrastruktur sebagai capaian menonjol dalam satu tahun kepemimpinan Bupati Andi Asman Sulaiman dan Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin.
Dari informasi yang dihimpun, Jumat (20/2/2026) dalam satu tahun terakhir pemerintah Kabupaten Bone telah melakukan pembangunan jalan sepanjang 32,95 kilometer dan 30 unit jembatan menjadi proyek terbesar yang diklaim berdampak langsung pada mobilitas masyarakat.
Dengan anggaran Rp123,3 miliar untuk pembangunan jalan dan Rp6,8 miliar untuk jembatan, pemerintah menargetkan peningkatan konektivitas antar wilayah, termasuk desa-desa yang sebelumnya sulit dijangkau.
Selain itu, pembangunan fasilitas pendidikan seperti Sekolah Rakyat Bajoe, unit SMA/SMK baru, serta pembebasan lahan untuk rencana pengembangan bandara turut menjadi prioritas.
Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman mengaku investasi di sektor infrastruktur ini menjadi fondasi bagi pemerataan layanan publik dan peningkatan pergerakan ekonomi.
“Pembangunan infrastruktur adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Akses jalan yang baik akan membuka peluang ekonomi dan memudahkan pelayanan,” ujarnya saat dikonfirmasi via telepon.
Baca juga: Aneka Jajanan Murah Meriah Ramaikan Jalan Jenderal Sudirman Bone
Pemerintah Kabupaten Bone menyatakan pembangunan akan berlanjut seiring penyusunan anggaran tahun berikutnya.
Sejumlah warga mengakui pembangunan jalan baru membawa perubahan pada aktivitas harian mereka.
Warga Kecamatan Tanete Riattang Barat, Rudi mengaku pertama kalinya melihat ruas jalan di Kota Watampone mulus.
“Dulu jalan yang bagus di Kota sedikit sekali, banyak yang berlubang. Sekarang cari meki jalan yang rusak di kota tidak adami. Barusannya ini mulus jalan di kota,” ujarnya.
Rencana Pengembangan Bandara Jadi Sorotan
Salah satu proyek yang menarik perhatian publik adalah rencana pengembangan bandara, yang kini memasuki tahap pembebasan lahan.
Pemerintah menyebut bandara baru dapat mempercepat arus barang dan penumpang, sekaligus membuka peluang investasi baru.
Meski begitu, sebagian warga berharap pemerintah memastikan transparansi proses dan memperhatikan dampak sosial.
“Kami mendukung bandara, tapi semoga pembebasan lahan berjalan adil dan tidak merugikan warga,” kata salah satu masyarakat Kecamatan Awangpone, Andi.
Di balik deretan pembangunan, sejumlah masyarakat berharap pemerataan tetap menjadi fokus.
Beberapa ruas jalan di wilayah pedalaman disebut masih perlu diperbaiki.
“Jalan kami sudah lama rusak. Kami berharap tahun depan bisa masuk prioritas,” ujar Nisa, warga Kecamatan Tellu Siattinge.(*)
PEMKAB BONE- Potret Kantor Bupati Bone yang diabadikan beberapa waktu lalu. Jembatan dan jalan baru, warga Bone rasakan perubahan di tahun pertama pemerintahan baru.
| Dandim Bone Letkol Inf Laode Muhammad Idrus Turun Tangan Perbaiki Jembatan Awangpone |
|
|---|
| Jalan Penghubung Dua Kecamatan Bone Rusak, Adry: Saat Hujan Seperti Kubangan Sapi |
|
|---|
| Harga Cabai, Bawang, Kacang Naik di Bone, Pedagang dan Pembeli Mengeluh |
|
|---|
| Penyeberangan Bajoe–Kolaka Tutup 2 Bulan, Warga Sekitar Pelabuhan Resah |
|
|---|
| Bus Sekolah BerAmal Resmi Mengaspal di Bone, Orang Tua Sambut Positif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260220_PEMKAB-BONE_pembangunan-jembaran-Bone.jpg)