Kisah Andi Fahsar Setelah Tak Jadi Bupati Bone: Bangun Masjid dan Dekatkan Diri ke Tuhan
Bagi Fahsar, membangun masjid bukan keputusan spontan, melainkan cita-cita yang telah lama ia simpan.
Meski berdiri di atas lahan milik Pemkab Bone dan menjadi aset pemerintah daerah, Fahsar tetap merasa memiliki ikatan batin dengan masjid tersebut.
Pengelolaannya pun diserahkan kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang diisi masyarakat dan jamaah setempat.
Masjid Al Itikaf telah berdiri selama dua tahun dan memasuki tahun ketiga, dengan berbagai kegiatan keagamaan rutin digelar.
Nama “Al Itikaf” sendiri dipilih karena terinspirasi dari makna i’tikaf berdiam diri di masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui zikir, salat, membaca Al-Qur’an, dan muhasabah.
“Saya memang terinspirasi dari makna i’tikaf itu sendiri,” tutur Fahsar.
Al Itikaf bukan satu-satunya jejak ibadah yang ia tinggalkan.
Fahsar menyebut telah membangun beberapa masjid lain, termasuk Masjid Al Fattah di Jalan Kandea, Makassar, yang seluruh tanah dan bangunannya berasal dari keluarganya.
Sementara di Bone, ada empat masjid yang ia dirikan Songkok Recca, Tafaddal, Al Itikaf, dan satu lagi di Pappolo.
Meski tak lagi memimpin daerah, hari-harinya tetap sibuk.
Ia mengajar di STIA Prima Bone, kerap menjadi narasumber, hingga bertugas sebagai penguji eksternal di Universitas Hasanuddin Makassar.
Namun di sela aktivitas itu, masjid tetap menjadi tempat yang paling sering ia tuju.
“Banyak kegiatan saya, kadang pulang-balik Bone–Makassar. Tapi saya banyak di masjid, urus-urus masjid,” ujarnya.
Ia juga aktif di Ikatan Alumni (IKA) Unhas dan tengah menyiapkan kegiatan bakti sosial Ramadan bersama pengurus lainnya.
Bagi Fahsar, meninggalkan jabatan bukanlah akhir dari pengabdian.
Ia mengaku telah lama menyiapkan diri menghadapi masa tersebut agar tidak terjebak dalam kerinduan pada kekuasaan.
| Video Evakuasi Siswa SD yang Jatuh di Pagar Besi Sekolah |
|
|---|
| Satlantas Polres Bone Bagi Makanan Gratis ke Ojol dan Tukang Becak |
|
|---|
| Banjir Sungai Waranie Bikin Panik, 28 Warga Bone Sempat Tersesat Saat Selamatkan Diri |
|
|---|
| Waspada! Pencuri di Rumah Wa Nimbang Pemeran Film Ambo Nai Masih Berkeliaran, Korban Rugi Rp1,3 M |
|
|---|
| Wisatawan Tenggelam di Pantai Tete Bone Ditemukan Meninggal, Sempat Selamatkan Keluarga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Potret-Eks-Bupati-Bone-dua-periode-Andi-Fahsar-M-Padjalangi.jpg)