Kisah Andi Fahsar Setelah Tak Jadi Bupati Bone: Bangun Masjid dan Dekatkan Diri ke Tuhan
Bagi Fahsar, membangun masjid bukan keputusan spontan, melainkan cita-cita yang telah lama ia simpan.
“Harus siap menerima konsekuensi dari pejabat menjadi tidak pejabat. Kalau tidak siap nanti jadi power syndrome. Saya alhamdulillah tidak terlalu gila hormat,” katanya lugas.
Pengalaman berhenti dari jabatan wakil bupati hingga kegagalan dalam Pilkada sebelumnya menjadi pelajaran berharga tentang menerima kenyataan.
“Saya anggap itu uji coba. Jadi sekarang lebih mudah menerimanya. Berteman dengan siapa pun sudah biasa bagi saya,” tandasnya.
Dari kursi pemerintahan ke lantai masjid, jalan hidup Andi Fahsar mungkin berubah arah.
Namun satu hal tetap sama keinginannya untuk memberi manfaat.
Jika dulu ia membangun daerah lewat kebijakan, kini ia menanam jejak lewat rumah ibadah, berharap kebaikannya terus mengalir, bahkan ketika namanya tak lagi tercatat dalam struktur kekuasaan. (*)
| Video Evakuasi Siswa SD yang Jatuh di Pagar Besi Sekolah |
|
|---|
| Satlantas Polres Bone Bagi Makanan Gratis ke Ojol dan Tukang Becak |
|
|---|
| Banjir Sungai Waranie Bikin Panik, 28 Warga Bone Sempat Tersesat Saat Selamatkan Diri |
|
|---|
| Waspada! Pencuri di Rumah Wa Nimbang Pemeran Film Ambo Nai Masih Berkeliaran, Korban Rugi Rp1,3 M |
|
|---|
| Wisatawan Tenggelam di Pantai Tete Bone Ditemukan Meninggal, Sempat Selamatkan Keluarga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Potret-Eks-Bupati-Bone-dua-periode-Andi-Fahsar-M-Padjalangi.jpg)