Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Akses Petani di Mare Bone Tak Lagi Terputus saat Hujan, Jembatan Armco Mulai Dibangun TNI

Setiap kali debit sungai meningkat, akses utama yang menghubungkan dusun tersebut dengan wilayah lain kerap terputus.

Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Wahdaniar
KODIM BONE - Komandan Kodim 1407/Bone, Letkol Inf Laode Muhammad Idrus saat meninjau lokasi pembangunan Jembatan Armco di Dusun Cingerang, Desa Batu Gading, Kecamatan Mare, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Rabu (3/6/2026). Jembatan armco Kodim 1407/Bone jadi harapan petani, 1.500 jiwa akan rasakan manfaatnya.  

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - Musim hujan selama ini menjadi momok bagi petani di Dusun Cingerang, Desa Batu Gading, Kecamatan Mare, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Setiap kali debit sungai meningkat, akses utama yang menghubungkan dusun tersebut dengan wilayah lain kerap terputus.

Akibatnya, warga kesulitan beraktivitas dan distribusi hasil pertanian sering terhambat.

Padahal, jalur tersebut merupakan urat nadi perekonomian masyarakat.

Sebagian besar warga menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan perkebunan.

Hasil panen seperti jagung, kakao, cengkih, hingga komoditas perkebunan lainnya harus melewati jalur tersebut sebelum dipasarkan ke luar desa.

Ketika hujan deras turun dan sungai meluap, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas.

Kondisi itu membuat petani terpaksa menunda pengiriman hasil panen.

Tidak jarang hasil pertanian yang seharusnya segera dijual harus tertahan di rumah atau gudang penyimpanan.

Situasi tersebut berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat dan menambah biaya distribusi.

Persoalan itu kini mulai mendapat solusi. Kodim 1407/Bone membangun Jembatan Armco di Dusun Cingerang untuk membuka akses selama ini menjadi kendala warga.

Pembangunan jembatan mendapat perhatian langsung dari Komandan Kodim 1407/Bone, Letkol Inf Laode Muhammad Idrus, yang turun meninjau progres pekerjaan di lapangan, Rabu (3/6/2026).

Di tengah kondisi medan yang cukup menantang, Dandim memastikan proses pembangunan berjalan sesuai target agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Menurut Laode, pembangunan jembatan tidak hanya bertujuan mempermudah mobilitas warga, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pedesaan.

"Kami ingin memastikan pekerjaan berjalan maksimal sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Infrastruktur ini sangat penting karena menjadi akses utama warga dalam beraktivitas sehari-hari," ujarnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved