Sekolah Rakyat
Sekolah Rakyat di Bone Sulsel Jalan Bertahap, Sudah Terima 93 Siswa
Untuk sementara, Sekolah Rakyat Bone menggunakan gedung Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai lokasi kegiatan belajar.
Ringkasan Berita:
- Sekolah Rakyat Bone menggunakan gedung sementara yakni di Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai lokasi kegiatan belajar.
- Gedung Sekolah Rakyat permanen di Bone akan dibangun di Dusun Rompe, Kelurahan , Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone.
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - Program Sekolah Rakyat di Kabupaten Bone mulai berjalan secara bertahap sebagai upaya memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Pemerintah Kabupaten Bone saat ini terus mematangkan pelaksanaan Sekolah Rakyat sambil menunggu kesiapan penuh sarana dan prasarana pendukung.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bone Jemmy mengatakan bahwa Sekolah Rakyat di Bone memang dirancang untuk masyarakat dari kalangan kurang mampu dengan kriteria khusus dalam penerimaan siswa.
“Ada kriteria yang ditetapkan, misalnya dari keluarga tidak mampu. Karena memang Sekolah Rakyat ini diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar H. Jemmy saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com, Selasa (13/1/2026).
Saat ditemui, Jemmy tampak mengenakan pakaian dinas stelan khaki dan kacamata, sembari menjelaskan progres Sekolah Rakyat.
Baca juga: Sekolah Rakyat Senilai Rp245 Miliar Mulai Dibangun di Sinjai, Dilengkapi Asrama dan 36 Ruang Kelas
Ia menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat di Bone menerapkan sistem asrama, di mana seluruh siswa akan tinggal dan mengikuti kegiatan belajar mengajar di lingkungan sekolah.
“Anak-anak menginap. Mereka juga difasilitasi makan tiga kali sehari,” jelasnya.
Jemmy menegaskan bahwa pembiayaan Sekolah Rakyat sepenuhnya bersumber dari pemerintah pusat.
“Anggarannya semua dari pusat. Tidak ada dari pemerintah daerah, Bone tidak ada,” tegasnya.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bone hanya berperan sebagai fasilitator dalam pelaksanaan program tersebut.
“Kita di daerah ini hanya sebagai fasilitator,” tambahnya.
Untuk sementara, Sekolah Rakyat Bone menggunakan gedung Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai lokasi kegiatan belajar.
Baca juga: Rp2,3 Triliun Digelontorkan, Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sulsel Dimulai
Gedung BLK tersebut berlokasi di Kelurahan Cellu, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone.
Pemanfaatan gedung BLK ini bersifat sementara sambil menunggu rampungnya gedung Sekolah Rakyat yang berlokasi di Dusun Rompe, Kelurahan , Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone.
Kepala Sekolah Sekolah Rakyat Bone, Resky Januarty, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya telah menerima 93 siswa dari target keseluruhan 100 orang.
“Yang sudah terdata dan diterima sementara ini ada 93 siswa dari target 100,” ujar Resky.
Ia merinci, siswa tersebut berasal dari berbagai jenjang pendidikan, yakni SD, SMP, dan SMA.
Pada jenjang SD tercatat 43 siswa, terdiri dari 18 siswa perempuan dan 25 siswa laki-laki.
Baca juga: Pemprov Sulsel Usul ke Presiden Prabowo Tambahan 5 Sekolah Rakyat
Kemudian pada jenjang SMP sebanyak 25 siswa, dengan rincian 15 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan.
Sementara untuk jenjang SMA juga sebanyak 25 siswa, terdiri dari 5 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan.
Resky menambahkan bahwa proses penerimaan siswa masih terus berjalan hingga kuota terpenuhi.
Ia berharap Sekolah Rakyat Bone dapat segera beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Bone.(*)
| Lahan Usulan Bulukumba Tak Sesuai, Pusat Tunjuk 7 Lokasi Baru Sekolah Rakyat |
|
|---|
| Konstruksi 9 Sekolah Rakyat Dikebut, Makassar Tercepat |
|
|---|
| Target Rampung Juni 2026, KemenPU Kebut Pembangunan Gedung Baru Sekolah Rakyat 9 Daerah Sulsel |
|
|---|
| Sekolah Rakyat di Mata Warga Wajo: Kalau Bisa Ada Pelajaran Bahasa Inggris, Arab dan Mandarin |
|
|---|
| Pembangunan Sekolah Rakyat Barru Digenjot, Siap Tampung 1.000 Siswa Miskin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260113-Sekolah-Rakyat-di-Bone.jpg)