Soal Gus Zulfa, PCNU Bone: Kami Ikut Arahan PBNU
PCNU Bone menegaskan tetap menunggu instruksi PBNU soal penunjukan Gus Zulfa. Rahmatunnair yakin NU memiliki mekanisme.
Penulis: Wahdaniar | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- PCNU Bone menegaskan tetap menunggu instruksi PBNU terkait penunjukan Gus Zulfa.
- Ketua PCNU Bone, Rahmatunnair, menilai sosok Gus Zulfa memiliki rekam jejak baik dan berharap polemik segera mereda.
- Ia yakin NU memiliki mekanisme damai menyelesaikan masalah. PCNU Bone berharap komunikasi dua kubu menghasilkan win-win solution demi kemaslahatan warga nahdliyin.
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bone, Rahmatunnair, menegaskan pihaknya tetap menunggu instruksi resmi Pengurus Besar NU (PBNU) terkait penunjukan Gus Zulfa.
Sikap PCNU, kata dia, sejak awal sudah jelas: mengikuti arahan pusat.
“Kita hanya menunggu instruksi. Mengenai penunjukan Gus Zulfa, seperti yang saya sampaikan sebelumnya, kita menunggu petunjuk dari pengurus pusat,” ujarnya saat dikonfirmasi via telepon, Jumat (12/12/2025).
Rahmatunnair mengatakan, secara pribadi maupun organisasi, PCNU Bone menaruh harapan positif pada kehadiran Gus Zulfa.
Menurutnya, kiai tersebut memiliki rekam jejak kuat dan integritas yang tidak diragukan.
“Kita berharap ini bisa menjadi rahmat bagi kita semua,” tambahnya.
Terkait polemik yang berkembang, ia optimistis situasi akan membaik.
Rahmatunnair menyebut NU memiliki mekanisme matang dalam menyelesaikan persoalan secara damai.
“Kalau untuk polemik, saya kira akan lebih baik nanti. Kami percaya NU selalu punya cara untuk menyelesaikan. Apa pun yang diputuskan oleh pusat, itulah yang terbaik,” tuturnya.
Pandangan serupa juga disampaikan Mustasyar NU, Prof Nazaruddin Umar.
Menurut Rahmatunnair, Prof Nazaruddin menekankan, NU selalu mengedepankan penyelesaian tanpa mengorbankan pihak mana pun.
“Beliau mengatakan bahwa NU selalu punya cara untuk menyelesaikan persoalannya, dan itu demi kemaslahatan kita semua,” ungkapnya.
Rahmatunnair menegaskan keputusan suryiah dan para mustasyar adalah keputusan terbaik bagi warga nahdliyin.
Ia berharap komunikasi antar dua kubu dapat menghasilkan titik temu.
“Harapannya setelah terjadi komunikasi antara dua kubu, itu menjadi win-win solution bagi kita semua. Karena keputusan suryiah juga untuk kemaslahatan warga Nahdiyah,” tandasnya. (*)
| Ketua KKP DPRD Sulsel: Perempuan Harus Tangguh Seperti Nilai Perjuangan Kartini |
|
|---|
| Stop Main HP saat Berkendara, Asmo Sulsel-Polres Gowa Edukasi Siswa SMAN 8 Gowa |
|
|---|
| DPRD Sulsel Dorong Perlindungan Anak dan Perempuan Lewat Diskusi Hari Kartini |
|
|---|
| Setelah 5 Bulan Menunggu, Politisi PKS Haris Abdurrahman Resmi Duduki Kursi DPRD Sulsel |
|
|---|
| Pastikan Stok BBM dan LPG di Sulsel Aman, Pertamina: Tidak Perlu Beli Berlebihan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2025-12-12-bone123.jpg)