Bocah 11 Tahun Tenggelam saat Mancing di Bendungan Desa Lompu Bone Ditemukan Meninggal Dunia
Berdasarkan keterangan saksi, Rahman yang juga merupakan tetangga korban diketahui pergi memancing pada, Minggu (28/9/2025) siang.
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - Peristiwa nahas menimpa seorang bocah bernama Aditia Refki (11), warga Desa Lompu, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone.
Ia ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di bendungan tempat ia memancing, Senin (29/9/2025).
Berdasarkan keterangan saksi, Rahman yang juga merupakan tetangga korban diketahui pergi memancing pada, Minggu (28/9/2025) siang bersama temannya.
"Korban tenggelam saat pergi mancing kemarin siang (28/9) sampai sore korban tidak ada pulang,menurut teman korban bahwa korban jatuh di bendungan tempat dia mancing," akuinya.
Namun hingga malam hari, korban tak kunjung pulang ke rumah.
"Sempat ji dicari sama orangtuanya natanyakan juga ini temnannya kemana i anaknya kenapa belum pulang," akuinya.
Teman korban menyebut, Aditia sempat terjatuh ke dalam bendungan saat memancing.
"Ini temannya dua orang takut i tanya orangtuanya kalau tenggelam i Aditia (mungkin takut i dimarahi). Ditanya betul-betulpi baru na bilang kalau ternyata tenggelam i," ujarnya.
Baca juga: Detik-detik Penemuan Jasad Korban Tenggelam di Sungai Laelo Wajo
Sementara Tim Basarnas Bone, Andi Sultan saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.
Menurutnya, tim gabungan sudah mencari korban sejak minggu malam.
"Warga bersama tim penyelamat kemudian melakukan pencarian sejak semalam. Korban akhirnya ditemukan sekitar lima meter dari lokasi kejadian dengan metode penyelaman," akuinya.
Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
"Iya barusan ditemukan meninggal dunia," tandasnya.
Dirinya mengaku saat ini jenasah korban akan diberikan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.(*)
| Siap Hadapi El Nino Godzilla, Bulog Bone Klaim Stok Beras Aman hingga 11 Bulan ke Depan |
|
|---|
| 2.023 Calon Jemaah Haji Asal Bone Berangkat ke Tanah Suci, Ini Jadwal Lengkapnya |
|
|---|
| Pedagang Pasar Palakka Bone Khawatir Bahan Pokok Melambung Imbas Kenaikan Harga BBM |
|
|---|
| Pekan Olahraga Provinsi Tetap Digelar di Wajo dan Bone, Total 45 Cabor |
|
|---|
| Komisi IV DPRD Bone Kawal Kasus Akbar Siswa SMAN 7 Bone, Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20250929-Korban-Tenggelam-di-Bone.jpg)