Diduga Kelelahan, Petani di Bone Meninggal Mendadak di Wisma
Saksi mata di lokasi, Dyah Pratiwi Kusuma (31), saat dikonfirmasi mengaku pihaknya sempat berusaha memberikan pertolongan
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE- Seorang pria bernama Sukardi (45), warga Dusun Tajonge, Desa Labongnge, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone, meninggal dunia.
Ia meninggal mendadak di wisma di Kota Watampone, Senin (22/9/2025) sore.
Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 15.00 Wita di Wisma Goes, Jalan DR Wahidin Sudiro Husodo, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone.
Saksi mata di lokasi, Dyah Pratiwi Kusuma (31), saat dikonfirmasi mengaku pihaknya sempat berusaha memberikan pertolongan sambil meminta bantuan.
"Tiba-tiba pingsan tidak tau kenapa juga," kata dia.
Korban kemudian dibawa ke RSUD Tenriawaru Bone sekitar pukul 16.19 Wita.
Sementara Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji Kurniawan membenarkan peristiwa tersebut.
Alvin mengaku sebelum meninggal korban sempat mengeluh pusing ketika sedang memperbaiki mobilnya bersama seorang rekannya, Ilham (44).
Korban kemudian meminta untuk diantar beristirahat di wisma.
“Setibanya di wisma, korban langsung masuk kamar sambil makan kue jenis apang. Saat hendak berdiri, korban tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat kelelahan," jelasnya.
“Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga, istrinya, Harlianti, menolak dilakukan autopsi. Jenazah diserahkan kepada keluarga untuk segera dimakamkan,"tandasnya.
Penyebab Jantung
Penyakit Jantung Koroner, i adalah penyebab paling umum.
| Ini Penjelasan BPN Bone, Kenapa Transport Petugas Ukur Tak Dibiayai Pusat |
|
|---|
| Massa Laskar Arung Palakka Geruduk BPN Bone, Soroti Berkas Mandek hingga Dugaan Mafia Tanah |
|
|---|
| Kenakan Seragam Loreng, Andi Tenri Walinonong Curi Perhatian di Retret Ketua DPRD Akmil Magelang |
|
|---|
| Dipecat dari Kantornya, Pemuda Nekat Mencuri Uang Rp 130.000 |
|
|---|
| RSUD Datu Pancaitana Bone Catat Lonjakan Kasus Campak, Edukasi Warga Digencarkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PENEMUAN-MAYAT-Potret-mayat-petani-yang-meningga.jpg)