Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

BRI

Mahasiswa Rantau Terbantu Kehadiran Agen BRILink 

Agen BRILink di sebuah toko kecil di Jl Poros Malino, Kabupaten Gowa, menjadi salah satu andalan transaksi keuangan sehari-hari.

Tayang:
Penulis: Muh Hasim Arfah | Editor: Muh Hasim Arfah
Tribun-timur.com
MUDAHKAN MAHASISWA-Agen BRILink di sebuah toko kecil di Jl Poros Malino, Kabupaten Gowa, Rabu (20/5/2026). Mahasiswa Kampus Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar langganan di toko ini untuk tarik uang tunai. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Agen BRILink di sebuah toko kecil di Jl Poros Malino, Kabupaten Gowa, menjadi salah satu andalan mahasiswa untuk melakukan berbagai transaksi keuangan sehari-hari. 

Lokasinya tepat di depan Kampus Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar.

Dari luar, bangunannya terlihat sederhana. 

Atap seng menaungi etalase kaca yang dipenuhi makanan ringan, air mineral, alat tulis, hingga melayani fotocopy dan print. 

Di tempat sederhana itu, mahasiswa rantau datang silih berganti, mulai dari menerima kiriman uang orang tua, tarik tunai, transfer, hingga membayar berbagai kebutuhan.

Namun bagi banyak mahasiswa, tempat itu bukan sekadar warung biasa.

Spanduk besar bertuliskan “AgenBRILink” yang membentang di bagian depan toko menjadi penanda bahwa toko tersebut juga menjadi tempat warga melakukan berbagai transaksi keuangan. 

Siang itu, Rabu (20/5/2026), tiga awak toko sedang berjaga. Masing-masing sibuk dengan tupoksinya. Sesekali mereka melayani pelanggan yang datang. 

Baca juga: Bebas Biaya Provisi dan Administrasi, BRI KPR Take Over Tawarkan Tenor hingga 25 Tahun

Sartika, salah satu pengelola BRILink, mengaku kehadiran layanan BRILink membawa manfaat tersendiri bagi usaha mereka. 

Selain menambah pemasukan dari biaya administrasi transaksi, keberadaan BRILink juga membuat toko lebih ramai dikunjungi pelanggan.

"Kan dekat dari kampus, otomatis banyak mahasiswa yang kesini. Mereka biasa tarik tunai atau lakukan pembayaran, seperti token listrik dan lain-lain," kata Sartika. 

Kata Sartika, warga sekitar juga kerap memanfaatkan layanan BRILink

Program BRILink milik bank pelat merah BRI tersebut hadir sebagai solusi layanan keuangan yang mendekatkan akses perbankan ke masyarakat, terutama di wilayah yang jauh dari kantor bank atau ATM. 

Di kawasan tersebut, gerai ATM atau perbankan cukup terbatas. 

Di Teknik Unhas misalnya, mahasiswa dan warga sekitarnya hanya mengandalkan beberapa mesin ATM seperti BRI dan BNI untuk melakukan transaksi keuangan.

Kondisi itu membuat keberadaan agen BRILink menjadi alternatif yang membantu masyarakat

"Tidak banyakpi ATM disini, bank juga jauh, jadi alhamdulillah ini jadi salah satu usaha yang menguntungkan, karena sekali transaksi kena cas (fee)," jelas Sartika. 

Melalui layanan tersebut, berbagai transaksi seperti tarik tunai, transfer, pembayaran tagihan hingga pembelian pulsa dapat dilakukan lebih mudah tanpa harus pergi jauh ke kantor bank.

Kemudahan tersebut dirasakan manfaatnya oleh Isti Amirah, mahasiswa Teknik Unhas. Ia mengaku beberapa kali mengakses layanan tarik tunai di toko tersebut. 

"Kadang kalau habis uang tunai terus lagi butuh untuk kebutuhan sehari-hari saya kesana," bebernya. 

Menurut Isti, keberadaan agen BRILink sangat membantu mahasiswa, terutama saat membutuhkan uang tunai secara cepat di tengah padatnya aktivitas kuliah. 

Selain lokasinya dekat dari area kampus, proses transaksi juga dinilai lebih praktis dan cepat. Mahasiswa tidak perlu lagi pergi jauh hanya untuk menarik uang tunai ataupun melakukan transaksi sederhana lainnya. 

Sebagai generasi Z, transaksi digital kerap membuatnya jarang menyimpan uang tunai dalam jumlah banyak.

Namun, dalam kondisi tertentu, kebutuhan pembayaran secara langsung tetap membuatnya harus melakukan tarik tunai. 

Warga Kecamatan Bontomarannu, Syahriani juga salah satu pengguna layanan agen BRILink. 

Selain melakukan transaksi penyetoran atau penarikan, Agen BRILink juga menyediakan ragam layanan pembayaran. 

Seperti tagihan listrik, BPJS, pembelian pulsa, token listrik, top up dana atau ovi, hingga bayar cicilan. 

Menurutnya, layanan tersebut membuat masyarakat tidak perlu lagi pergi jauh ke kantor bank ataupun loket pembayaran lain hanya untuk menyelesaikan kebutuhan transaksi harian.

"Hemat waktu karena dekat dari rumah," singkat Syahriani.  (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved