Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

197 Ribu Penduduk Barru, 30 Ribu Pilih Merantau

‎Abustam berharap KKDB dapat bersinergi dengan pemerintah daerah memfasilitasi perantau memajukan ekonomi dan pembangunan daerah.

Penulis: Makmur | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Makmur
KKDB - Wakil Bupati Barru Abustam memberikan sambutan dalam acara Musyawarah Besar (Mubes) ke-VIII Kerukunan Keluarga Daerah Barru (KKDB) di Hotel Aryaduta, Makassar, Selasa (24/3/2026). Sebanyak 30 ribu warga Barru merantau. 
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 30 ribu warga Barru merantau ke luar daerah dari total 197 ribu penduduk. 
  • Wakil Bupati Barru, Abustam, berharap perantau yang tergabung dalam KKDB dapat bersinergi dengan pemerintah untuk mendorong pembangunan dan ekonomi daerah melalui investasi serta penggunaan produk UMKM lokal.
  • Ketua Umum KKDB terpilih, Tahir Burhan, menargetkan keterlibatan perantau—yang mayoritas pengusaha—untuk berkontribusi membangun Barru

‎TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 30 ribu warga Barru memilih merantau ke luar daerah.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Barru, Abustam, saat Musyawarah Besar (Mubes) ke-VIII Kerukunan Keluarga Daerah Barru (KKDB) di Hotel Aryaduta, Makassar, Selasa (24/3/2026).

‎"Jumlah penduduk Barru 197 ribu berdasarkan data Badan Pusat Statistik. Sebanyak 30 ribu ber-KTP Barru tetapi tersebar di seluruh wilayah Indonesia," ujarnya.

‎Abustam berharap KKDB dapat bersinergi dengan pemerintah daerah memfasilitasi perantau memajukan ekonomi dan pembangunan daerah.

Kunci kemajuan suatu daerah terletak pada kemampuannya menjadi episentrum perputaran ekonomi.

‎Ia mengajak seluruh anggota KKDB berkomitmen menggunakan produk UMKM lokal serta berinvestasi di Kabupaten Barru.

Baca juga: Tahir Burhan Aklamasi Pimpin KKDB, Bakal Bangun Rumah Sakit di Barru Bisa Layani Pasien Cuci Darah

‎"Halalbihalal ke depannya bisa dilaksanakan di Kabupaten Barru. Kami siap menyiapkan tempat dan segala fasilitasnya," ucapnya.

Masih banyak sektor di Barru yang belum dikelola secara maksimal, seperti peternakan, perkebunan, perikanan, dan pertanian.

‎"Ayo, mari kita sama-sama membangun daerah kita, Kabupaten Barru," ajaknya.

Ketua Umum KKDB terpilih, Tahir Burhan, menyatakan bahwa visi kepemimpinannya adalah mengajak serta memfasilitasi anggota KKDB berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Barru.

‎"Hampir 80 persen perantau kita adalah pengusaha. Jadi bagaimana kita ajak mereka bersinergi kembali membangun Barru. Masih banyak lahan produktif yang bisa dikembangkan," ujarnya.

‎Sebagai pengusaha di sektor pendidikan, Tahir mengaku berencana membangun kampus khusus bidang kesehatan di Barru.

Dalam waktu dekat akan dilakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit di Kabupaten Barru.

Keberadaan rumah sakit sangat penting untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat, terutama mengingat jarak tempuh antara Parepare dan Makassar yang cukup jauh.

‎"Kalau terjadi kecelakaan di jalur poros Parepare-Makassar, butuh waktu lama untuk sampai ke rumah sakit. Dengan adanya fasilitas kesehatan di Barru, penanganan bisa lebih cepat," jelasnya.

Rumah sakit nantinya akan dilengkapi dengan layanan cuci darah, sehingga warga Barru tidak perlu lagi ke Makassar atau Parepare untuk mendapatkan perawatan rutin.

‎"Pasien cuci darah biasanya harus menjalani perawatan dua sampai tiga kali dalam seminggu. Ini tentu akan sangat membantu masyarakat," tambahnya.

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved