Percuma Lapor Polisi? Warga Bantaeng Sulsel Sudah 3 Tahun Laporkan Pencurian Mobil Tapi Hasil Nihil
Mobil bernopol DD 8899 FQ itu hilang sejak 2022 silam dan disewa pakai senilai Rp40 juta oleh rekannya, Saharuddin, di Makassar.
Penulis: Muh. Agung Putra Pratama | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, BANTAENG - Tiga tahun sudah Aksan, warga Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) menunggu kabar mobil pikapnya yang raib di Makassar.
Alih-alih kembali ke tangannya, ia justru mengeluarkan uang belasan juta rupiah dan kehilangan lebih banyak lagi.
Mobil bernopol DD 8899 FQ itu hilang sejak 2022 silam dan disewa pakai senilai Rp40 juta oleh rekannya, Saharuddin, di Makassar.
Namun di tengah jalan, mobil tersebut diadang sekelompok Orang Tak di Kenal (OTK) dan membawa kabur kendaraan itu.
"Saya dapat telepon mobil saya ditahan di sekitar Bontoala, Makassar. Saya pun langsung melapor ke Polsek Bontoala," kata Aksan di kediamannya, Kecamatan Bantaeng, Senin (15/9/2025).
Beberapa bulan kemudian, Aksan mendapat kabar mengejutkan dari Saharuddin.
Mobilnya disebut-sebut berada di Kabupaten Bulukumba, Sulsel.
"Yang pakai mobil saya waktu itu menelepon, katanya mobil saya ada di Bulukumba. Saya langsung ke sana, ternyata betul ada," ucapnya.
Baca juga: Jurnalis Dipukul Polisi Bisa Di-cover BPJS Ketenagakerjaan
Ia lalu kembali ke Polsek Bontoala untuk melapor dengan harapan mobil tersebut segera dijemput.
Namun saat itu, kata Aksan, polisi meminta uang bensin Rp1 juta.
"Saya transferkan uang itu, ada bukti transfer atas nama Pak Dede, tapi setelah itu polisi tidak bergerak juga," bebernya.
Merasa ditinggalkan, Aksan nekat mengambil mobilnya sendiri di Bulukumba.
Namun saat ditemukan, orang yang membawa kendaraannya berinisal S kabur masuk ke Kantor Kodim 1411 Bulukumba.
"Dia (S) langsung turun dari mobil lalu lari masuk ke Kantor Kodim, saya sampaikan bahwa itu mobil saya yang hilang beberapa bulan lalu, jadi kuncinya dia berikan sama saya," katanya.
Mobil itu kemudian dibawa Aksan ke Polsek Bontoala untuk diamankan.
| Alasan Masjid Tua Tosora Wajo Jadi Pusat Harlah 92 Tahun GP Ansor Wilayah Sulsel |
|
|---|
| Andi Nirawati Sebut Keterwakilan Perempuan di DPRD Sulsel Belum Aman |
|
|---|
| La Ilaha Illalahu Menggema di Masjid Tua Tosora Wajo pada Peringatan Harlah 92 GP Ansor |
|
|---|
| Ketua KPP DPRD Sulsel Ajak Perempuan Berani Berpolitik |
|
|---|
| Muslim LifeFair 2026 Suguhkan Kajian dan Edukasi Umat, Ini Jadwal Kajiannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20250915-Pencurian-Mobil.jpg)