Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dinas Pendidikan Makassar Mulai Petakan Sekolah Persiapan SPMB 2025

Dinas Pendidikan Makassar akan tetap menggunakan aplikasi PPDB yang selama ini dioperasikan.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/SITI AMINAH
PERSIAPAN SPMB - Plh Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Nielma Palamba diwawancara di Four Points Hotel by Sheraton Makassar, Kamis (30/1/2025). Dinas Pendidikan Makassar akan petakan sekolah persiapan SPMB 2025. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kini berganti nama menjadi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). 

Perubahan skema ini merupakan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) di bawah kepemimpinan Abdul Mu'ti. 

Menanggapi kebijakan ini, Plh Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Nielma Palamba mengatakan, salah satu pembaruan dari kebijakan ini ialah penamaan jalur zonasi menjadi jalur domisili. 

Nielma mengatakan, secara umum, skema yang digunakan sudah sesuai dengan apa yang selama ini diterapkan oleh Pemerintah Kota Makassar dalam hal ini Dinas Pendidikan

Ke depan, Disdik Makassar akan tetap menggunakan aplikasi PPDB yang selama ini dioperasikan.

Aplikasi tersebut nantinya juga akan berubah nama menjadi SPMB 2025.

"Kita akan segera melakukan penyesuaian," ucap Nielma Palamba via telepon WhatsApp, Minggu (2/2/2025). 

Sembari menunggu peraturan teknis Mendikdasmen terkait kebijakan ini, Disdik Makassar harus segera memetakan sekolah-sekolah mulai dari jenjang TK, SD, SMP. 

Pemetaan sekolah-sekolah di Makassar dilaksanakan oleh pengawas sekolah. 

Diharapkan mereka bisa bekerja secepat mungkin dan menyelesaikan data sekolah tersebut. 

"Jadi yang melakukan maping itu adalah pengawas-pengawas yang akan kami beri semacam pengarahan untuk mendapatkan model mapping yang sesuai dengan regulasi terbaru," ujar Nielma. 

"Maping ini harus selesai pada akhir Februari dan tentunya segera dilaporkan kepada Kementerian," sambungnya. 

Wilayah yang selama ini tidak masuk dalam sistem zonasi akan dipetakan ulang. 

Apalagi sekarang banyak kompleks-kompleks perumahan baru. 

"Seperti di Tamalanrea ada perumahan Tallasa City. Itu selama ini mungkin terluput dari sistem zonasi. Jadi kita akan lakukan mapping kembali," ujarnya. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved