Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

Kelurahan Karuwisi Utara Mulai Sosialisasikan Program RW Percontohan Bebas Sampah

Lurah Karuwisi Utara, Kecamatan Panakkukang, Nurul Muchlisa, mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada seluruh RT dan RW

Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Renaldi Cahyadi
MAKASSAR BEBAS SAMPAH - Lurah Karuwisi Utara, Kecamatan Panakkukang, Nurul Muchlisa, saat ditemui di Kantor Lurah Karuwisih Utara, Kota Makassar, beberapa waktu lalu. Nurul perintahkan semua RW di Karuwisih Utara bebas sampah. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Program kebersihan lingkungan kembali menjadi perhatian Pemerintah Kota Makassar. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mewajibkan setiap kelurahan memiliki satu RW percontohan bebas sampah.

Lurah Karuwisi Utara, Kecamatan Panakkukang, Nurul Muchlisa, mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada seluruh RT dan RW di wilayahnya terkait kebijakan tersebut.

“Jadi, terkait kebijakan Bapak Wali Kota, kami sudah menyampaikan kepada seluruh RT dan RW bahwa setiap kelurahan diwajibkan memiliki satu RW percontohan dalam pengelolaan sampah,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Menurut Nurul, keberhasilan program ini sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat, khususnya di tingkat RT dan RW.

“Program ini tidak akan maksimal tanpa partisipasi masyarakat, terutama di tingkat RT dan RW,” katanya.

Pihak kelurahan juga menekankan pentingnya edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah tangga. Setiap warga diimbau untuk menyediakan tempat sampah terpisah antara organik dan anorganik.

“Jadi kami menyampaikan kepada RT dan RW agar setiap rumah minimal memiliki tempat sampah pilah, antara organik dan anorganik,” jelasnya.

Ia menegaskan, program ini tidak semata-mata bertujuan mengejar insentif atau penghargaan dari pemerintah, melainkan membangun kesadaran kolektif masyarakat.

“Bukan karena mau dapat reward baru dijalankan, tapi ini untuk membangun tanggung jawab bersama terhadap kebersihan lingkungan,” tegasnya.

Saat ini, Kelurahan Karuwisi Utara masih dalam tahap sosialisasi dan belum menetapkan RW tertentu sebagai percontohan. Seluruh RW didorong untuk bersiap menjalankan program tersebut.

“Untuk sementara kami masih tahap sosialisasi, belum menunjuk satu RW, semua kami dorong agar siap,” katanya.

Selain pemilahan sampah, warga juga diarahkan untuk mengembangkan konsep Teba Modern dalam pengolahan sampah organik serta menghadirkan program urban farming di tiap RW percontohan.

“Kami juga menyampaikan untuk membuat Teba Modern untuk sampah organik dan menghadirkan urban farming di tiap RW percontohan,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Makassar, Andi Suharmika, menilai program tersebut sebagai langkah positif dalam memberikan edukasi langsung kepada masyarakat di tingkat bawah.

“Ini sangat baik, karena memberikan edukasi kepada masyarakat mulai dari tingkat RW,” ujarnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved