Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Reaksi Tak Terduga Jusuf Kalla Soal Jokowi Bagi Bansos Depan Istana

Reaksi tak terduga mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla soal Presiden Jokowi membagian bansos di depan Istana Negara.

Tayang:
Editor: Ari Maryadi
ISTIMEWA
Mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla 

TRIBUN-TIMUR.COM -- Reaksi tak terduga mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla soal Presiden Joko Widodo membagian bantuan sosial atau bansos di depan Istana Negara.

JK menilai pembagian bansos adalah tugas level camat, bukan seorang presiden.

Ia pun mengkritik langkah pasangannya di Pilpres 2014 itu.

JK adalah pasangan Jokowi di Pilpres 2014 lalu.

Saat itu pasangan Jokowi-JK menang melawan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Jusuf Kalla menyebut pembagian bantuan sosial (Bansos) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di depan istana sebagai tindakan memalukan.

Hal tersebut disampaikan oleh JK usai menghadiri Konferensi Pers bersama para Tokoh Bangsa dan Organisasi Masyarakat untuk Pemilu 2024 yang Jurdil, di Hotel Ambhara,Jakarta Selatan, Kamis, 1 Februari 2024.

“Ini memalukan sekali. Kok Bansos dibagikan di depan istana,” kata JK kepada wartawan.

JK juga mengatakan, bagi-bagi bansos sudah bukan ranah dari presiden.

Ia mencontohkan saat menjabat wakil presiden, distribusi bansos dibagikan melalui kantor pos.

“Lewat kantor pos itu sudah cukup. Bukan lagi presiden yang berdiri di depan istana. Lagian yang lewat di depan istana adalah yang bermobil dan bermotor. Masa dikasih beras,” tambah JK.

“Sebaiknya jangan diulangi lagi. Memalukan sekali. Bisa saja media internasional tulis bahwa Indonesia sudah parah sampai presiden bagi-bagi beras depan istana,” ulang JK mengingatkan.

Lebih jauh politisi senior partai Golkar ini menilai, tindakan bagi-bagi bansos di depan istana merupakan bagian dari kepanikan, 12 hari jelang Pemilu 2024.

Bagi JK, masih banyak hal penting yang harus diurus dibanding bagi-bagi beras depan istana.

“Itu tugas camat. Jangan sampai melupakan tugas-tugas negara yang lebih penting,” tutup JK.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved