Rebutan Hasil Panen Jagung, Seorang Petani di Bone Tewas Dianiaya
Alvin mengaku, korban diketahui bernama Saide bin Ali (68), seorang petani asal Dusun Maccading, Desa Leppangeng.
Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Saldy Irawan
ISTIMEWA
PENGANIAYAAN- Potret ke empat pelaku pembunuhan yang diamankan di Polres Ajangale. Akibat rebutan hasil panen jagung, petani tewas dianiaya.
Dari hasil interogasi aparat, para terduga pelaku memberikan pengakuan berbeda.
"AA mengakui memarangi tangan korban hingga terputus. AK mengaku memarangi bagian kepala korban," ujarnya.
"AJ mengaku memukul korban menggunakan kayu. SP membantah ikut memukul, dan mengaku hanya berusaha melerai," sambungnya.
Alvin mengaku penyebab utama pertikaian ini dipicu masalah kepemilikan lahan.
Dan hasil panen jagung yang masih diklaim korban sebagai warisan orang tuanya.
"Perselisihan keluarga itu berujung pada aksi penganiayaan yang menewaskan Saide,"tandasnya.
Kini keempat terduga pelaku sudah diamankan di Mapolsek Ajangale untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.(*)
Baca Juga
| Dampak Kenaikan Pertamax, Harga Bahan Bangunan di Bone Naik Rp4 Ribu |
|
|---|
| Brace Achmad Fahresi Bawa Bone FC ke Perempat Final Sidrap Cup |
|
|---|
| Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Bupati Bone Ajak Warga Perbanyak Zikir dan Doa |
|
|---|
| Turnamen FOMA UNIM Bone Cup IV Digelar, PBVSI Bone Pantau Potensi Atlet Menuju Porprov |
|
|---|
| Warga Bone Tanggapi Rencana KPR 40 Tahun, Ada Tertarik Ada Pula Ragu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Potret-ke-empat-pelaku-pembunuhan-2025.jpg)