Unhas
Daftar Nama Rektor Unhas dari Masa ke Masa, Kampus Merah Kini Cari Pemimpin Baru
Universitas Hasanuddin (Unhas) telah dipimpin 13 orang rektor mulai tahun 1956 sampai 2025.
TRIBUN-TIMUR.COM - Daftar Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) dari masa ke masa.
Unhas berusia 69 tahun pada 10 September 2025.
Prof Mr Abdoel menjadi rektor pertama Unhas.
Ia menjabat tahun 1956 sampai 1957.
Prof Jamaluddin Jompa menjadi rektor ke-13 Unhas.
Baca juga: Unhas Mencari Rektor Baru
Dari 13 rektor Unhas, empat di antaranya menjabat dua periode.
Yaitu Prof Basri Hasanuddin, Prof Radi A Gany, Prof Idrus Andi Paturusi, dan Prof Dwia Aries Tina Palubulu.
Prof Dwia Aries Tina Palubulu satu-satunya perempuan memimpin Unhas.
Jabatan Prof Jamaluddin Jompa sebagai Rektor Unhas berakhir 28 April 2026.
Pendaftaran calon rektor Unhas dimulai 11 Agustus - 1 September 2025.
Pemilihan dan penetapan Rektor oleh MWA pada 14 Januari 2026.
Pelantikan rektor terpilih 28 April 2026.
Sebanyak 391 sivitas akademika yang memenuhi syarat administratif untuk mendaftar sebagai calon rektor tanggal 11 Agustus sampai 1 September 2025.
Calon rektor Unhas minimal berpendidikan Strata Tiga (S3).
Daftar Rektor Unhas dari Masa ke Masa:
Prof Mr Abdoel 1956 - 1957
Prof Mr K.R.M.T Djokomarsaid 1957 - 1960
Prof Mr Arnold Mononutu 1960 - 1965
Letnan Kol TNI (Purn) M Natsir Said 1965 - 1969
Prof Dr Abdul Hafid 1969 - 1973
Prof Ahmad Amiruddin 1973 - 1982
Prof Andi Hasan Walinono 1982 - 1984
Prof Fachruddin 1984 - 1989
Prof Basri Hasanuddin 1989 - 1997
Prof Radi A Gany 1997 - 2006
Prof Idrus Andi Paturusi 2006 - 2014
Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu 2014 - 2022
Prof Jamaluddin Jompa 2022 - sekarang
Prof Jamaluddin Jompa Rektor 13 Unhas
Prof JJ, sapaan Prof Jamaluddin, lahir di Takalar, 8 Maret 1967.
Ayahnya adalah seorang prajurit Kodim yang sering berpindah tugas.
Jamal kecil bersekolah di SD di Sampeang, Kabupaten Bulukumba.
Pada kelas 4 SD, mengikuti tugas ayahnya, Jamal pindah ke SD 13 Pinrang.
Beberapa bulan kemudian, Jamal harus ikut pindah lagi ke Desa Paria, Kabupaten Pinrang.
Jamal melanjutkan sekolah ke SMP 2 Pinrang, kemudian ke SMA 243 Pinrang (kini SMA 1 Pinrang).
Seusai tamat SMA pada 1985, Jamal memilih Jurusan Perikanan, Universitas Hasanuddin, dan lulus sebagai sarjana pada 1989.
Sebelum memasuki bangku kuliah, Jamal remaja lebih banyak menghabiskan waktunya bekerja di sawah setiap pulang sekolah.
Karena Jamal bercita-cita melanjutkan kuliah di Universitas Hasanuddin, Jamal lebih sering belajar dan membaca buku di sawah.
Usaha kerasnya bekerja dan belajar di sawah pun berbuah manis karena Jamal tidak hanya berhasil diterima di Universitas Hasanuddin, tetapi juga lulus ujian nasional SMA dengan nilai terbaik.
Di kampus yang ia pimpin, Jamal juga menjabat sebagai Ketua Pusat Keunggulan untuk Ketahanan Kelautan dan Pembangunan Berkelanjutan.
Jamal memiliki pengalaman yang panjang dan kaya dalam biologi terumbu karang dan ekologi pesisir, termasuk bekerja dengan masyarakat pesisir.
Karena kepakarannya, Jamal ditunjuk sebagai anggota Penasihat Bidang Ekologi Kelautan untuk Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Posisi-posisi strategis yang dipegang Jamal, antara lain, Direktur Pusat Penelitian dan Pengembangan Laut, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil Universitas Hasanuddin.
Ketua Kelompok Penasihat Ilmiah untuk Komite Koordinasi Nasional CTI (Coral Triangle Initiative); Anggota Dewan Coral Triangle Center (CTC); dan Anggota Komisi Nasional untuk Penilaian Stok Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Jamal adalah anggota perdana Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) sekaligus ketua pertama ketika ALMI berdiri pada 2015.
Pendidikan pascasarjana Jamal dimulai pada 1994 ketika mengambil program master dalam Coral Reef Assessment and Monitoring di McMaster University, Kanada.
Jamal memperoleh gelar MSc pada 1996 dan kemudian melanjutkan program doktoral di James Cook University yang ia selesaikan pada 2003.
Jamal menikah dengan Hartati Tamti, yang juga alumni Kelautan Universitas Hasanuddin.
Mereka dikarunia empat orang anak, yaitu Muthiah Nur Afifah, Maulana Nur Ikhsan, Ahmad Walid Jamal, dan Fahri Nur Jauhar.
| Jadwal Registrasi Ulang dan Pembayaran UKT Maba Unhas Jalur SNBT, Tak Daftar Ulang Dianggap Mundur |
|
|---|
| Prof Nurpudji Astuti Daud Terima MURI atas Pengembangan Pendidikan Dokter Gizi Klinik |
|
|---|
| Inilah Empat Profesor Baru Unhas, dari Bioteknologi hingga Kedokteran Gigi Modern |
|
|---|
| Gigi Estetik Modern Antar Nurhayati Natsir Raih Guru Besar di Unhas |
|
|---|
| Alasan Prof Jamaluddin Jompa Unhas Tak Naikkan UKT Mahasiswa 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20250807-Suasana-kampus-Universitas-Hasanuddin-Unhas.jpg)