Tribun RT RW
Kapan Pelaksanaan Pemilu RT/RW di Makassar? Ini Penjelasan Sekkot
Andi Zulkifli Nanda, mengatakan pemilu belum dapat dilaksanakan karena Peraturan Wali Kota (Perwali) sebagai dasar hukum teknis belum rampung.
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mematangkan persiapan pelaksanaan Pemilihan Ketua RT dan RW (Pemilu RT/RW) secara demokratis dan transparan.
Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifli Nanda, mengatakan pemilu belum dapat dilaksanakan karena Peraturan Wali Kota (Perwali) sebagai dasar hukum teknis belum rampung.
“Pemilu RT bukan ditunda. Kami masih menunggu perampungan Perwali. Setelah itu, baru akan dilaporkan kepada Wali Kota untuk mendapatkan persetujuan pelaksanaan,” ujar Zulkifli kepada Tribun-Timur, Senin (4/8/2025).
Zulkifli menegaskan, regulasi menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan pemilu tingkat lingkungan.
Ia menyebut, pemerintah tidak ingin menetapkan jadwal tanpa dasar hukum yang kuat.
“Ini menyangkut legitimasi dan demokrasi di lingkungan warga. Kita ingin proses ini berjalan sesuai aturan, jujur, dan adil,” katanya.
Pemilu RT/RW akan digelar secara serentak di 15 kecamatan se-Kota Makassar.
Tercatat sebanyak 4.965 RT dan 992 RW yang akan dipilih.
Kecamatan Rappocini tercatat memiliki jumlah RT terbanyak, yakni 573 RT dan 103 RW, sedangkan Kecamatan Kepulauan Sangkarrang paling sedikit, yakni 57 RT dan 15 RW.
“Ini agenda besar. Kita ingin menciptakan pemilihan yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Untuk itu dibutuhkan kesiapan yang matang,” ucap Zulkifli.
Pemilu RT/RW merupakan bagian dari program Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan partisipatif dan berbasis keterwakilan masyarakat.
Melalui pemilihan langsung, warga diharapkan dapat memilih pemimpin lingkungannya secara terbuka dan demokratis.
Zulkifli menyebut, selama ini banyak ketua RT/RW ditunjuk tanpa proses pemilihan, sehingga kerap menimbulkan keluhan dari warga.
“Maka, pemilihan secara terbuka adalah jawaban,” ujarnya.
Pemkot Makassar juga akan menerapkan pengawasan ketat dalam seluruh tahapan pemilu, mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga penghitungan suara.
“Pengawasan akan kami lakukan secara ketat untuk memastikan pemilu RT berjalan transparan, jujur, adil, dan tanpa intervensi,” tegasnya.(*)
| Camat Tamalate Intruksikan RT/RW Deteksi dan Kawal Penanganan ODGJ |
|
|---|
| Makassar Kota Inklusif! Pemkot Libatkan Lintas Sektor hingga RT/RW dalam Penanganan ODGJ |
|
|---|
| RT/RW Malimongan 'Kepung' Jalan Lae-Lae, Drainase Langsung Bersih |
|
|---|
| Sosok Juragan Coto Ketua RW di Kelurahan Tammua Makassar, Gagas Urban Farming Makassar |
|
|---|
| CCTV Pantau Aktivitas Mencurigakan di Lorong-lorong Makassar, Bisa Konek dengan HP RT/RW |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Sekretaris-Daerah-Sekda-Kota-Makassar-Dr-Andi-Zulkifli-Nanda-2025.jpg)