Tribun Travel
Air Terjun Maccading, Surga Canyoning Baru di Bone
Air Terjun Maccading tawarkan wahana canyoning. Cukup bayar Rp175 ribu, pengunjung bisa nikmati sensasi turun tebing di alam terbuka
Penulis: Wahdaniar | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE – Desa Ulaweng Cinnong, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone, kini mulai menarik perhatian pecinta alam dan penikmat petualangan ekstrem.
Air Terjun Maccading yang terletak di kawasan ini menjadi primadona baru berkat potensi wisata canyoningnya.
Canyoning atau jelajah sungai dan tebing dengan teknik panjat dan turun tebing, kini bisa dinikmati di Air Terjun Maccading.
Dikelilingi vegetasi hijau masih alami.
Air Terjun Maccading menyuguhkan pengalaman menyusuri jalur air, meluncur di bebatuan, hingga menuruni dinding air terjun dengan perlengkapan rappelling.
Untuk mencoba wahana canyoning, pengunjung cukup membayar Rp175 ribu per orang.
Harga tersebut sudah termasuk perlengkapan keselamatan, instruktur pendamping, buras, air kelapa, dan pelatihan singkat sebelum turun ke lokasi.
Namun, aktivitas ini hanya tersedia setiap hari Minggu demi menjaga kualitas pengalaman dan keamanan pengunjung.
Untuk mencapai lokasi, wisatawan bisa menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam dari pusat Kota Watampone.
Akses jalan sudah mulai diperbaiki, meski pengunjung tetap disarankan menggunakan kendaraan pribadi yang kuat menanjak.
Kepala Dinas Pariwisata Bone, Barham, mengungkapkan kepada Tribun-Timur.com, Minggu (3/8/2025), bahwa warga setempat bersama komunitas pecinta alam mulai mengelola kawasan tersebut secara mandiri.
Selain menjaga kelestarian alam, mereka juga membuka peluang ekonomi lewat jasa pemandu, penyewaan alat, hingga warung makanan tradisional.
“Air Terjun Maccading di Desa Ulaweng Cinnong, Kecamatan Ulaweng, merupakan air terjun dengan karakteristik unik. Ini sangat bagus untuk aktivitas rappelling (turun tebing dengan tali) dan juga berenang di aliran sungai yang dikelilingi tebing,” ujarnya.
Barham menambahkan, objek wisata tersebut saat ini dikelola oleh komunitas pencinta alam diketuai Erick Wahyudi.
“Mereka nampaknya sudah profesional dalam memandu pengunjung. Sebelumnya diberikan tutorial, bahkan hingga di bibir tebing,” tambahnya.
“Kepastian keamanan alat, gerakan yang dianjurkan saat turun ataupun saat melakukan pose tertentu tak luput dari perhatian instruktur. Pokoknya menyenangkan,” ujarnya.
Barham berharap potensi canyoning di Air Terjun Maccading bisa menjadi ikon wisata baru di Kabupaten Bone, sekaligus mendorong pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Salah seorang warga, Ikbal (29), mengaku baru pertama kali berkunjung ke objek wisata tersebut.
“Awalnya sempat ragu karena saya belum pernah turun tebing sebelumnya, tapi instruktur di sini sangat membantu dan ramah.”
Pemandangannya luar biasa, airnya jernih, dan tantangannya seru.
“Rasanya puas banget, sepadan dengan harga Rp175 ribu,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Ahmad (32) yang mengapresiasi inisiatif warga setempat mengelola wisata sambil menjaga kelestarian alam.
“Keren sekali tempat ini. Tidak hanya untuk uji adrenalin, tapi juga bikin kita makin cinta alam. Semoga ke depan fasilitas bertambah lengkap, tapi tetap dijaga kelestariannya,” tandasnya.(*)
Air Terjun Bissappu Wisata Alam Cantik di Bantaeng, Akses Mudah dan Fasilitas Lengkap |
![]() |
---|
Ramai Pengunjung, Pantai Tete Jadi Ikon Wisata Bahari Bone |
![]() |
---|
Tarif Turun Jadi Rp10 Ribu, Jeneponto Waterpark Masih Sepi Pengunjung |
![]() |
---|
Wisatawan Tak Gentar Hadapi Tiket Baru Bantimurung |
![]() |
---|
Dari Makassar 2 Jam, Ini Pesona Pantai Ujung Batu Barru |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.