Headline Tribun Timur
Pemprov Gelontorkan Rp2,3 T Demi Muluskan Jalan
Pemprov Sulsel baru akan mengerjakan ruas jalan tersebut pada September mendatang jika proses lelang telah selesai.
Kehadiran beberapa kanal disepanjang jalan menurutnya bisa membantu mengurangi potensi genangan hingga banjir.
Sebab arah drainase sudah jelas terhubung ke kanal.
Terkait rencana pengerjaan long segment, Prof Lambang Basri menilai spesifikasi jalan di ruas poros Malino harus lebih tahan terhadap kendaraan berat.
Spesifikasi jalan disebutnya tidak boleh disamakan dengan ruas jalan umum dilalui roda empat maupun roda dua.
“Itu jalan sampai Malino itukan dilalui kendaraan berat spesifikasi disitu harus mampu dilalui kendaraan berat.
Jangan jalan normal seperti beban ganda standar 8,16 ton itu idealnya disana sudah 10 ton. Meski jalan provinsi secara potensi bisa kalahkan nasional,” jelasnya.
Satu catatan penting bagi Prof Lambang Basri terkait kebijakan penempatan U-Turn.
U-Turn selama ini menjadi sumber kemacetan di ruas Jl Hertasning - Aroepala.
Baik itu U-turn depan Kantor PLN Sulselrabar, depan Aroepala Street Food hingga tepat depan perbatasan Gowa - Makassar.
Prof Lambang Basri menyarankan dibangun skema bundaran untuk mengurangi kemacetan imbas U-turn.
“Terpenting hitung baik-baik dimana posisi U-turn yang baik. Dimana posisi putar balik arah. Itu ada solusi yang baik disana ada perumahan Citraland, depan situ dibuat bundaran untuk memperbaiki putaran balik arah dan lalu lintas. Disitu juga bisa dibuat taman, tugu, air mancur jadi secara view bagus,” tegasnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20250802-Pemprov-Sulsel-menganggarkan-Rp24-triliun-perbaikan-jalan.jpg)