Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sosok Prof Ida Suryani Guru Besar Pertama Universitas Cokroaminoto Makassar

Prof Ida Suryani Guru Besar dalam Bidang Ilmu Mikrobiologi Umum pada Program Studi Teknologi Pertanian pada Fakultas Teknologi Pertanian.

Tayang:
Editor: Alfian
Istimewa/UCM
GURU BESAR - Pengukuhan Prof Ida Surnyani sebagai Guru Besar pertama Universitas Cokroaminoto Makassar (UCM) dalam Sidang Senat Terbuka di Hotel Dalton Makassar, Senin (28/7/2025). 

“Identifikasi jenis mineral yang dominan di suatu wilayah dapat dijadikan dasar dalam pemilihan jenis mikroba yang sesuai sebagai inokulan, sementara keberadaan mikroba tertentu juga dapat mencerminkan kualitas mineral serta potensi ketersediaan unsur hara di dalam tanah,” urai Prof Ida Suryani yang diangkat dalam jabatan Guru Besar UCM terhitung 1 April 2025 tersebut.  

Prof Ida Suryani yang pernah menjabat Wakil Rektor III UCM (2017-2012), Sekretaris UCM (2022-2023) dan Wakil Rektor I UCM (2022-swekarang) itu, mengemukakan, daya tahan lahan terhadap proses degradasi sangat dipengaruhi oleh interaksi biogeokimia yang terjadi antara mineral tanah dan mikroorganisme.

Mikroba memiliki fungsi penting dalam menetralkan logam berat, menguraikan sisa-sisa pestisida, serta menyediakan unsur hara, khususnya dalam sistem agroforestri dan praktik pertanian organik.

Apabila hubungan ini dikelola secara terpadu dan harmonis, maka sistem tanah akan menjadi lebih stabil, produktif, dan mampu beradaptasi terhadap perubahan iklim maupun tekanan aktivitas manusia. 

“Oleh karena itu, pencapaian pertanian berkelanjutan tidak cukup hanya mengandalkan kemajuan teknologi, melainkan harus diawali dengan pemahaman yang komprehensif mengenai tanah sebagai ekosistem yang hidup dan dinamis. Peran mineral tanah dan mikroorganisme merupakan dua unsur fundamental yang saling bersinergi dalam mendukung kelangsungan produksi pertanian. Pendekatan terpadu yang mengintegrasikan kedua komponen ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan sistem pangan masa depan yang tangguh, efisien, dan berkelanjutan secara ekologis,” alumnus SDN Teladan Kalukuang (1979), SMPN 4 Makassar (1982),dan SMAN 1 Makassar (1985) menyebutkan.(*)

 

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved