Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Profil Muhammad Iqbal Kepala Kejaksaan Dipanggil KPK Kasus Korupsi Jalan

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, pihaknya masih berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung untuk pemeriksaan Iqbal.

Tayang:
Lensamata
KAJARI MANDALING NATAL - Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Mandailing Natal (Madina) Muhammad Iqbal akan diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal korupsi proyek jalan di Sumut. 

Kepemimpinan Iqbal sebagai Kajari Gorontalo bersama jajarannya menorehkan sejumlah prestasi.

Seperti kegiatan Penyuluhan Hukum, Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah, JAGA DESA dan Kegiatan Jaksa Menyapa.

Dalam kegiatan ini Kejaksaan berusaha keras pendekatan dengan masyarakat, menjalin silahturahmi dengan banyak pihak, dengan tujuan agar masyarakat taat hukum dan Kejaksaan mendapat tempat dihati masyarakat pada semua kalangan. 

Iqbal SH.MH sebagai Kajari Gorontalo mampu mengimplementasikan visi-misi Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam penerapan Keadilan Restoratif. 

Dia dijuluki Bapak Restorative Justice (Bapak RJ) oleh masyarakatGorontalo. 

Hati nuraninya selalu tergerak dalam penanganan perkara pidana ringan.

Dia menjadi juru damai antara warga yang bersengketa.

Sebagai jaksa, mantan Kasi Penyidikan Kejati Riau ini tanpa tedeng aling-aling menyikat pihak-pihak yang melakukan korupsi, khususnya aparatur pemerintahan daerah setempat. 

Aksi-aksi penindakan terhadap korupsi yang dilakukannya ternyata membuat oknum pejabat di Pemerintah Kabupaten Gorontalo ketar-ketir.

Dia juga membangun komitmen terwujudnya kesadaran hukum ditengah masyarakat, pelaku usaha dan pemerintah setempat.

Kejari Kabupaten Gorontalo tiada henti mengkampanyekan bebas korupsi dan bebas birokrasi dalam pelayanan kepada masyarakat bagi seluruh stakeholder di Pemerintah Kabupaten Gorontalo. 

Dengan jabatan baru sebagai Kajari Kabupaten Mandailing Natal, Iqbal merasa terpanggil untuk ikut andil membantu Pemerintah Mandailing Natal dalam program pembangunan di daerah itu.

Dia bergerak cepat berkoordinasi dan silaturahmi dengan Pemkab Mandailing Natal, Forkompimda, tokoh masyarakat serta ulama agar 'Public Trust' terhadap Kejari Mandailing Natal mendapatkan tempat di semua kalangan. 

8/7/2025).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved