Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Siapa Pejabat Kementan Terlibat Mafia Pangan? Kini Jadi DPO

Pejabat eselon II itu kini jadi buronan karena masuk daftar pencarian orang kasus mafia pangan, dibongkar Amran Sulaiman

Editor: Ari Maryadi
Tribunnews.com
PEMBERANTASAN MAFIA PANGAN - Menteri Pertanian Amran Sulaiman membeberkan mafia pangan dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/7/2026). 

TRIBUN-TIMUR.COM -- Pejabat eselon II Kementerian Pertanian terlibat kasus mafia pangan dan mafia minyak goreng.

Pejabat eselon II itu kini jadi buronan karena masuk daftar pencarian orang (DPO).

Hal itu diungkapkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi IV DPR RI, Rabu (16/7/2025). 

Amran Sulaiman menepis anggapan langkah tegasnya dalam memberantas mafia pangan merupakan strategi pencitraan. 

Menurut dia, upaya tersebut murni demi kepentingan rakyat dan perbaikan tata kelola pangan nasional. Bahkan, ada Eselon II Kementan yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Bukan pencitraan pak. Tahu Pak 11 kami hukum, tersangka Eselon II di tempat kami DPO sekarang," kata Amran dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi IV DPR RI, Rabu (16/7/2025).

Amran merinci sejumlah kasus mafia pangan yang tengah ditanganinya. Saat ini ada 20 tersangka dalam kasus minyak goreng dan 3 tersangka terkait pupuk palsu. 

"Jadi bukan untuk dikenal publik, yang jadi tersangka minyak goreng ada 20 Pak, tersangka pupuk palsu 3," ujarnya.

Sementara untuk kasus beras oplosan, hasil investigasi yang dilakukan 13 laboratorium di 10 provinsi menunjukkan adanya pelanggaran mutu pada 212 merek beras medium dan premium.

Baca juga: Amran Sulaiman Ungkap Sosok Pengusaha Besar Dibalik Kasus Beras Oplosan

"Ini kami sudah kirim semua 212 ke Kapolri langsung tertulis. Kami sudah menyurat ke Kejagung ke Kapolri, buka pencitraan Pak, itu bukan mazhab kami itu," katanya.

"Jadi kami tindaklanjuti dan kami tagih mana yang tersangka, kemarin tanggal 10 sudah diperiksa 26, laporan tadi malam karena kami ikuti terus itu 40 akan diperiksa lagi," pungkasnya.

Amran Sulaiman Ungkap Sosok Pengusaha Besar Dibalik Kasus Beras Oplosan

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman beberkan soal beredarnya 212 merek beras yang diduga oplosan.

Menurutnya, akibat beredarnya beras oplosan ini menyebabkan negara merugikan negara hingga Rp 99 Triliun.

Kasus beras oplosan ini terkuak berdasarkan hasil temuan Satgas Pangan Polri dan tim Kementerian Pertanian.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved