Pemekaran Bone Selatan
Warga Menanti Bone Selatan Mandiri, Pemerintah Masih Tunggu Sinyal Jakarta
Pemkab Bone nyatakan dukungan pembentukan Kabupaten Bone Selatan, namun masih menunggu pencabutan moratorium dari pemerintah pusat.
Penulis: Wahdaniar | Editor: Sukmawati Ibrahim
Warga di wilayah Bone Selatan menyambut baik wacana pemekaran yang sudah lama bergulir tersebut.
Sebagaimana diketahui, wacana pembentukan DOB Bone Selatan telah muncul sejak tahun 2022. Namun terkendala oleh kebijakan moratorium pemekaran daerah pemerintah pusat.
Salah seorang warga Kecamatan Bontocani, Adry (30), mengaku senang jika Bone Selatan resmi menjadi kabupaten sendiri.
“Sebagai putra daerah Bone Selatan tentu sangat setuju terbentuknya DOB Bone Selatan. Harapan terbesar kami adalah terjadinya pemerataan pembangunan, khususnya infrastruktur jalan, karena selama ini pembangunan hanya terfokus di kota saja,” katanya.
Senada, warga Kecamatan Ponre, Harisma (30), mengaku sangat menanti momen pemekaran tersebut.
“Sudah lama sekali ini dibicarakan. Kami juga sangat berharap Bone Selatan bisa dimekarkan agar pembangunan merata,” akuinya.
Menurut Harisma, sebagai bagian dari Kabupaten Bone, wilayah selatan terkesan kurang mendapat perhatian, terutama dalam hal infrastruktur.
“Tidak merata. Jadi kami di selatan kalau mau jual hasil bumi harus keluar Bone, biasa ke kabupaten tetangga karena akses jalan kurang mendukung,” tuturnya.
“Tapi kalau dimekarkan, bisa merata. Banyak juga bangunan di sini nantinya. Kami sebagai warga pasti merasa lebih sejahtera,” tandasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.