Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Rekam Jejak Bupati Bone dan Wakilnya, Belum Cukup Setahun Relawan Sudah Tagih Janji Perbaiki Jalan

Andi Asman Sulaiman dan Andi Akmal Pasluddin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bone terpilih periode 2025-2030. 

Editor: Ansar
Kolase Tribun-timur.com
TAGIH JANJI - Rekam jejak Bupati Bone Andi Asman Sulaiman dan Wakilnya, Andi Akmal Pasluddin. Relawan sudah mulai menagih janji bupati untuk perbaiki jalan. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Rekam jejak Bupati Bone Andi Asman Sulaiman dan Wakilnya, Andi Akmal Pasluddin.

Relawan sudah mulai menagih janji bupati untuk perbaiki jalan.

Padahal, Andi Asman dan Akmal baru dilantik Presiden Prabowo di Istana Kepresidenm Jakarta Pusat pada Kamis (20/2/2025).

Andi Asman Sulaiman dan Andi Akmal Pasluddin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bone terpilih periode 2025-2030. 

Kabupaten Bone menghadapi persoalan serius terkait infrastruktur jalan.

Dari total 2.035 kilometer panjang jalan terbentang di daerah ini, sebanyak 1.559,51 kilometer tersebar di 356 ruas jalan berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten.

Namun ironisnya, menurut laporan resmi Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Bone tahun 2024, hanya 38,19 persen jalan yang berada dalam kondisi mantap.

Artinya, lebih dari 61 persen jalan kabupaten rusak, baik dalam kategori ringan maupun berat.

Angka ini bukan sekadar statistik.

Realitasnya, kerusakan jalan dapat ditemukan dengan mudah, bahkan di wilayah perkotaan.

Lebih menyedihkan lagi, banyak ruas jalan poros di pedesaan yang hingga kini belum pernah tersentuh aspal sama sekali.

Menanggapi kondisi ini, Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, saat dikonfirmasi pada Selasa (1/7/2025), mengakui persoalan tersebut merupakan tantangan besar yang tengah dihadapi pemerintahannya bersama Bupati Andi Asman Sulaiman.

"Betul (tinggi jalan rusak), ini memang sebenarnya jumlah jalan kita rusak 1.000 km lebih, jalan desa, jalan kecamatan, jalan kampung, ini jadi tantangan kami," kata Andi Akmal mengakui.

Ia menyebut bahwa penanganan kerusakan jalan menjadi prioritas utama, dan menyampaikan bahwa penghematan anggaran daerah hingga Rp130 miliar sebagian besar diarahkan untuk perbaikan jalan.

"Itu kurang lebih Rp80 miliar untuk jalanan loh. Sebelumnya dari Rp6 miliar jadi Rp80 miliar dengan memotong perjalanan dinas, uang makan minum yang tidak penting kami potong semua untuk jalanan," lanjut mantan Anggota DPR RI ini mengatakan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved