Perempuan Berdaya Digital
Bukan Sekadar Kuota, Tapi Akses untuk Berdaya
Di balik layar kerja keras Reni jurnalis perempuan Makassar, SIMPATI Baru bukan hanya penyedia kuota melainkan kunci utama untuk tetap terkoneksi.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Di penghujung Juni 2025, Kota Daeng diselimuti suasana kemarau basah tak terduga. Mendung kelabu menggantung di langit, lalu gerimis turun perlahan membasahi jalanan.
Udara terasa segar meski lembap, menambah kesejukan di Kafe Sachi, Jalan Setapak Pengayoman, Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan.
Di balik jendela kaca, Reni Juliani duduk dengan tenang namun penuh fokus, matanya terpaku pada layar laptop menampilkan berbagai laporan berita.
Perempuan kelahiran Wajo, Sulawesi Selatan, ini bukan sekadar jurnalis biasa.
Alumni Jurusan Jurnalistik UIN Alauddin Makassar angkatan 2012 ini telah mengarungi samudra keras dunia jurnalistik digital dengan keteguhan hati dan semangat yang tak pernah padam.
Sejak kecil Reni sudah terbiasa dengan kehidupan yang menuntut kerja keras.
Berasal dari keluarga sederhana di Wajo, ia belajar untuk mandiri dan menghargai setiap kesempatan yang datang.
Cita-citanya sederhana, menjadi suara jujur dan mewakili suara rakyat melalui tulisan dan laporan berita.
Memasuki usia 31 tahun, ia menjadi sosok jurnalis perempuan tangguh, cekatan, dan berdaya di tengah derasnya arus informasi harus ia hadapi setiap hari.
“Profesi jurnalis itu bukan hanya soal menulis berita, tapi bagaimana bisa selalu hadir dan cepat tanggap. Kita harus selalu terkoneksi, serba cepat, dan siap di mana pun dan kapan pun,” ungkap Reni pada tribun-timur.com, Minggu (29/6/2025).
Baca juga: Pelanggan Telkomsel Kini Bisa Roaming Otomatis di 136 Negara
Hari itu, Reni tengah sibuk mengatur penugasan dari newsroom media online tempatnya bekerja.
Ada beberapa berita harus diselesaikan, termasuk wawancara eksklusif.
Di sela kesibukan itu, ia juga mengatur postingan media sosial, membalas komentar pengikutnya.
“Saya multitasking, kadang menulis berita, lalu harus live streaming, kemudian memantau isu sedang viral di media sosial. Semua ini membutuhkan koneksi internet cepat dan stabil,” jelasnya.
Bagi Reni, kuota internet bukan hanya sekadar angka dalam ponsel.
simPATI
Digital Lifestyle
Perempuan Berdaya Digital
Telkomsel
Reni Juliani
Nugroho
Makassar
Jurnalis
Perempuan Berdaya
| Finish di Peringkat 15 Super League, PSM Makassar Beri Sinyal Rombak Skuad Hadapi Musim Depan |
|
|---|
| Empat Daerah di Sulsel Masuk Musim Kemarau |
|
|---|
| Pemkot Makassar Sterilkan Jalan Veteran dari Bongkar Muat Sayur Pasar Kalimbu |
|
|---|
| Suripto Nahkodai KPJ Sulsel 2026-2031, Fokus Sosial dan Kemanusiaan untuk Perantau Jawa |
|
|---|
| Milad ke-27 HMP BDP FIKP Unhas Jadi Momentum Perkuat Solidaritas Mahasiswa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Bagi-Reni-SIMPATI-menjadi-akses-penting-untuk-menunjang-aktivitas-jurnalistiknya-di-era-digital.jpg)