PPP
PPP Terpental dari Senayan, Gowa Sulsel Justru Catat Rekor 12 Kursi
PPP gagal ke Senayan, tapi PPP Gowa cetak sejarah dengan 12 kursi DPRD—terbanyak se-Indonesia. Sulsel pun jadi sorotan nasional partai.
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Meski Partai Persatuan Pembangunan (PPP) secara nasional gagal melenggang ke DPR RI pada Pemilu 2024, DPW PPP Sulsel justru mencatat prestasi.
Khususnya di Kabupaten Gowa, PPP berhasil meraih 12 kursi DPRD.
Jumlah ini menjadi rekor tertinggi se-Indonesia untuk tingkat kabupaten dalam lingkup PPP.
Capaian ini terungkap dalam Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) IV PPP Sulsel di Hotel Four Points by Sheraton, Jalan Andi Djemma, Makassar, Sabtu (28/6/2025) sore.
Muskerwil dibuka oleh Sekretaris Jenderal DPP PPP Arwani Thomafi.
Hadir pula Wakil Ketua Umum DPP PPP Amir Uskara, Ketua DPP PPP Muh Aras, dan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulsel Jufri Rahman.
Tiga kepala daerah juga turut hadir, yakni Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Appi), Bupati Sinjai Ratnawati Arif, dan Bupati Takalar Muhammad Firdaus Dg Manye.
Dalam sambutannya, Arwani Thomafi mengapresiasi capaian DPW PPP Sulsel yang dinilai sebagai satu-satunya wilayah dengan lonjakan suara signifikan di Pemilu 2024.
Sulsel juga berhasil menempatkan kadernya sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi.
“Saya sangat senang berada di tengah-tengah keluarga besar PPP Sulsel. Sulsel adalah satu-satunya DPW PPP yang mengalami peningkatan suara signifikan dan berhasil meraih kursi pimpinan DPRD Provinsi," kata Arwani.
"Ada DPW lain yang juga duduk di pimpinan, tapi tidak dengan lonjakan suara sebesar Sulsel,” tambahnya.
Arwani memberi apresiasi khusus kepada PPP Gowa yang dianggap sebagai contoh sukses nasional.
“Di kampung halaman Pak Amir Uskara, PPP bukan hanya kuat, tapi mencetak sejarah. Salah satu kader kita menjadi Ketua DPRD Kabupaten. Ini adalah pencapaian luar biasa yang menunjukkan kekuatan akar rumput PPP di Sulsel,” ujarnya.
Ketua DPW PPP Sulsel Imam Fauzan Amir Uskara mengatakan, Muskerwil kali ini bukan hanya persiapan teknis menuju Muktamar PPP di Bali pada 29 September–1 Oktober 2025, tetapi juga sebagai momentum evaluasi dan penguatan kelembagaan.
“Muskerwil ini bukan hanya bicara teknis jelang Muktamar. Kita juga ingin menyatukan semangat, mengevaluasi langkah, dan memperkuat sistem kelembagaan," kata Imam.
| Suara PPP Naik di Sulsel, Ilham Ari Fauzi Optimis Tatap Pemilu 2029 |
|
|---|
| Mardiono Ingin Kembalikan PPP Kembali ke Senayan |
|
|---|
| Menteri Hukum Ungkap Fakta Baru PPP Kubu Agus, Kepengurusan Mardiono Disahkan |
|
|---|
| Sempat Gaungkan Amran, PPP Sulsel Kini Solid Dukung Mardiono Maju Caketum |
|
|---|
| Soal Peluang Mentan Amran Jadi Ketum PPP, Sekjen Arwani: Kita Terbuka! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PPP-Sulsel-Sekjen-DPP-PPP-Arwani-Thomafi-sambutan-di-kegiatan.jpg)