Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mutasi Camat Makassar

Munafri Blak-blakan soal Isu 'Ganti' Camat di Makassar: Kenapa? Ini Sangat Dinamis

Munafri mengatakan, masih banyak posisi yang kosong di lingkup Pemkot Makassar.

Editor: Saldy Irawan
Dok Humas Pemkot Makassar
MUTASI PEJABAT - Kolase: Momen Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin melantik Camat Wajo Maharuddin (kiri) bersama 23 pejabat eselon III lainnya di Ruang Sipakatau Balaikota Makassar Jl Jenderal Ahmad Yani, Senin (23/6/2025), dan Andi Husni (kanan) dilantik bersama 22 pejabat eselon II, 21 pejabat eselon III, dan dua pejabat eselon IV, sepekan sebelumnya, Senin (16/6/2025). Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin telah memberi sinyal bahwa penataan birokrasi akan terus berlanjut 

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan, langkah ini menjadi bagian dari strategi mempercepat akselerasi pembangunan dan meningkatkan efektivitas birokrasi.

Katanya, penataan birokrasi tidak berhenti sampai disini, masih banyak tempat atau posisi yang harus diisi untuk mendorong proses pembangunan yang lebih massif. 

"Tidak akan berhenti sampai disini, masih banyak tempat-tempat, posisi-posisi yang harus kita isi. ni proses yang harus kita jalani. Proses ini adalah bagian dari sebuah upaya untuk menggapai goals kita kehidupan. Salah satu perangkatnya adalah manusia," katanya. 

Munafri menekankan, setiap pejabat yang dilantik bukan hanya menempati posisi, tetapi diharapkan mampu menjadi motor penggerak kemajuan Kota Makassar.

"Pelantikan ini menjadi cerminan komitmen Pemkot untuk menempatkan SDM berdasarkan integritas, kemampuan, dan kesiapan bekerja dalam tekanan serta tantangan pembangunan kota yang semakin kompleks," ujar Appi.

"Hari ini kita kembali melengkapi perangkat kerja untuk bisa berkoordinasi dan bekerja sama lebih baik dalam mencapai hasil yang maksimal," sambungnya. 

Munafri menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rotasi administratif, tetapi bagian dari proses pembentukan tim kerja yang kuat dan selaras dengan arah kebijakan pembangunan Kota Makassar.

Ia menyampaikan bahwa ke depan, proses penempatan SDM akan dilakukan lebih selektif dan berbasis kapabilitas serta integritas.

Appi menambahkan, setiap posisi strategis dalam pemerintahan harus diisi oleh figur yang mampu berlari cepat dan bekerja dalam irama yang sama untuk mencapai tujuan bersama. 

Ia ingin memastikan bahwa seluruh perangkat birokrasi yang ada dapat menyatu dalam visi dan ritme kerja Pemerintah Kota Makassar.

"Di manapun bekerja, saya selalu menempatkan orang-orang sesuai dengan kebutuhan agar saya bisa bekerja sama secara optimal. Itulah prinsip yang saya terapkan di sini," tuturnya(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved