Pemkot Makassar
13 Camat, 15 Sekcam, dan 153 Lurah di Makassar Menanti Kepastian Nasib di Era Munafri-Aliyah
Masih ada 13 camat, 15 sekcam, dan 153 lurah yang masih menanti kepastian nasibnya pada pemerintahan era Munafri-Aliyah.
Pergantian ini merupakan hal yang sangat lumrah dalam instansi pemerintahan, bergera dan berpindahnya orang-orang dari satu tempat ke tempat lain akan memberikan warna.
"Saya tidak mau kita berpatok hanya disatu tempat zona nyaman, inilah yang membuat kita jatuh. Mengukur diri adalah salah satu yang sulit karena sulit mengukur posisi kita sehingga bergeraknya posisi harus jalan dengan dinamis," tuturnya.
Pemkot Makassar harus mengedepankan fungsi pelayananan dan mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat.
Ia juga mengingatkan tidak ada egosektoral dalam lingkup Pemkot Makassar.
Diberitakan sebelumnya, penataan di Pemkot Makassar dimulai dari eselon tertinggi, eselon II atau posisi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Pada mutasi perdana, Senin (16/6/2025) lalu, 46 pejabat eselon II, III, dan IV telah dilantik.
Kemudian pada Senin (23/6/2025), pelantikan kembali dilakukan dengan menyasar 24 pejabat eselon III atau administrator.
Sejumlah alumni IPDN ini tampil sebagai tokoh kunci di berbagai bidang, mulai dari lingkungan hidup, pendidikan, hingga sosial.
Alumni STPDN di Pemkot Makassar
Alumni Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN), Andi Husni SSTP MSi resmi dilantik sebagai camat baru dalam mutasi perdana Pemerintah Kota Makassar.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin melantik mereka bersama puluhan pejabat lain di Ruang Sipakatau Balaikota Makassar, Senin (16/6/2025).
Andi Husni resmi menjabat sebagai Camat Ujung Pandang.
Ia dikenal sebagai birokrat muda potensial yang telah meniti karier di pemerintahan sejak lulus dari kampus STPDN.
Sehingga, saat ini, ada delapan camat yang berasal dari STPDN. (baca daftar camat pada bagian akhir berita)
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan, rotasi dan mutasi yang dilakukan bagian dari dinamika sistem pemerintahan.
Wali Kota Munafri Pimpin Rakor TPA, DLH Jadi Lead Sektor |
![]() |
---|
Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham: Regulasi Harmonis Ciptakan Iklim Investasi Kondusif |
![]() |
---|
Peringatan Ketua Bunda PAUD Makassar Melinda Aksa: Pelaku Kekerasan Anak Sering dari Orang Dekat |
![]() |
---|
Letkol Laut Krisnadi Temui Wali Kota Makassar, Bahas Pemeriksaan Gigi Gratis Warga |
![]() |
---|
Tarif Parkir QRIS di Makassar: Rp3.000 Motor dan Rp5.000 Mobil, Berlaku 1 September |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.