Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Reza Ali Sindir Pemprov Sulsel soal Bonus Atlet: Mau Masuk Surga, Tunaikan Amanah

Kali ini, sorotan tajam datang dari mantan Ketua Umum (Ketum) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Reza Ali.

Penulis: Erlan Saputra | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/ERLAN
BONUS ATLET SULSEL- Mantan Ketum Pertina Reza Ali saat ditemui di Cafe & Resto Ombak Jl Ujung Pandang No.6, Bulo Gading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sabtu (21/6/2025) kemarin  

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Polemik belum cairnya bonus atlet PON XXI Aceh-Sumut yang dijanjikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan terus menuai sorotan.

Kali ini, sorotan tajam datang dari mantan Ketua Umum (Ketum) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Reza Ali.

Reza menyampaikan kekecewaannya atas ketidakpastian pembayaran bonus atlet, khususnya para petinju yang telah menyumbang medali untuk Sulsel. 

Pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Assalam Timbuseng Takalar itu bahkan mengutip ayat suci Al-Qur’an. 

Kutipan itu ditujukan untuk menyoroti komitmen Pemprov Sulsel.

"Dan penuhilah janji, karena sesungguhnya janji itu pasti dimintai pertanggungjawabannya,” kutip Reza dari Qur'an Surah (QS) Al-Isra ayat 34.

“Ya, itu pesan Nabi. Kalau kita memerintahkan orang melakukan tugas, apalagi ini atlet yang berjuang bawa nama daerah, ya harus diberi upah sebelum keringatnya mengering,” tambah Reza kepada Tribun-Timur, Minggu (22/6/2025).

Menurut Reza, janji bonus bukan sekadar soal administrasi, melainkan bentuk penghormatan atas dedikasi dan perjuangan para atlet. 

Ia menilai, jika pemerintah abai terhadap janji tersebut, maka sama saja melanggar ajaran moral dan agama.

“Kalau mau masuk surga, ya ikuti perintah Nabi. Jangan hanya janji manis di awal, tapi tidak ditepati saat para atlet sudah pulang membawa medali,” sindir Reza.

Reza mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap Pemprov Sulsel yang dianggap tidak peka terhadap semangat para atlet. 

Ia menilai, ketidakpastian ini bisa membunuh motivasi generasi muda untuk berprestasi di bidang olahraga.

“Nggak ada lagi semangat. Kalau yang sudah berprestasi saja tidak dihargai, siapa lagi yang mau berjuang?” tambahnya.

Lebih lanjut, Reza mengaku prihatin karena tidak ada kepastian dan kejelasan dari pihak pemerintah. 

Menurutnya, jika memang tidak sanggup membayar bonus, lebih baik disampaikan secara terbuka.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved