Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Daftar Tunggu Haji Maros 39 Tahun, Chaidar Syam Minta Penambahan Kuota

Chaidir Syam mengungkapkan bahwa daftar tunggu keberangkatan haji di Kabupaten Maros kini telah mencapai 39 tahun dan Luwu Timur mencapai 32 tahun.

Tayang:
Penulis: Muhammad Nur Alqadri Sirajuddin | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM/Muhammad Nur Alqadri
HAJI 2025 - Bupati Maros, Chaidir Syam saat ditemui di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar. Kamis (19/6/2025). Chaidir Syam berharap pemerintah Indonesia dapat bernegosiasi dengan Pemerintah Arab Saudi untuk menambah kuota haji. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Bupati Maros Chaidir Syam bersama Wakil Bupati Muetazim Mansyur menjemput langsung kepulangan jamaah haji (JH) asal Kabupaten Maros di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.

Jamaah asal Maros tergabung dalam Kloter 12 bersama JH dari Kota Makassar dan Kabupaten Luwu Timur, dengan total 390 orang, terdiri dari 129 laki-laki dan 261 perempuan.

Pantauan Tribun-Timur.com, para JH tiba di Asrama Haji Sudiang Makassar sekiranya pukul 11.00 WITA.

Kedatangan mereka disambut hangat oleh ratusan penjemput yang telah memadati kawasan asrama sejak pagi.

Usai prosesi serah terima dari PPIH Makassar ke masing-masing pemerintah daerah, Chaidir Syam menyampaikan rasa syukurnya atas kembalinya para jamaah dalam keadaan selamat setelah menunaikan ibadah haji selama kurang lebih satu bulan di Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi.

"Alhamdulillah saya langsung menjemput jamaah haji di tangga pesawat, dan alhamdulillah semuanya tiba dengan kondisi selamat," ucap Chaidir saat diwawancarai di Aula Arafah, Asrama Haji Sudiang, Kamis (19/6/2025) siang.

Baca juga: Jamaah Haji Asal Bulukumba Meninggal Dunia di Mekkah

Ia juga mengungkapkan turut berdukacita atas wafatnya salah satu JH asal Maros bernama Rachmat Selamet, yang diketahui menjabat sebagai Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Maros.

"Walau tadi ada yang sempat dirawat oleh petugas kesehatan, dan menurut saya ini adalah pelayanan terbaik yang telah diberikan," sambungnya.

Lebih lanjut, Chaidir Syam mengungkapkan bahwa daftar tunggu keberangkatan haji di Kabupaten Maros kini telah mencapai 39 tahun dan Luwu Timur mencapai 32 tahun.

Melihat kondisi tersebut, ia berharap pemerintah Indonesia dapat bernegosiasi dengan Pemerintah Arab Saudi untuk menambah kuota haji, bukan malah menguranginya.

"Semoga ada kebijakan pemerintah Arab Saudi untuk penambahan kuota ini dapat diwujudkan," harapnya.

"Bukan malah isu adanya pengurangan. Inilah yang membuat kita, masyarakat Indonesia, berharap semoga Kementerian Agama melakukan negosiasi dengan pemerintah Arab Saudi untuk menambah kuota ini," pungkas Chaidir.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved