Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2025

Passport Hilang? Jemaah Haji Bisa Pulang Pakai SPLP Namun Ada Syaratnya

pengguna Surat Perjalanan Laksana Paspor atau SPLP diminta segera melapor ke petugas bandara.

Penulis: Mansur AM | Editor: Sudirman
MEDIA CENTRE HAJI
BAGASI JAMAAH - Suasana packing koper bagasi Jamaah Haji Kloter 06 Debarkasi Makassar UPG di Hotel Moro Al Alameyah, Makkah, Kamis (12/6/2025). Jemaah Haji Bisa Pulang Pakai SPLP 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKKAH - Jemaah haji Indonesia pengguna SPLP diminta segera melapor ke petugas bandara.

SPLP adalah Surat Perjalanan Laksana Paspor untuk keadaan darurat.

Imbauan ini disampaikan Kadaker Bandara, Abdul Basir, Jumat (13/6/2025).

"Jemaah pengguna SPLP harus proaktif melapor ke petugas PPIH," kata Basir.

Pelaporan bisa dilakukan di Bandara Jeddah maupun Madinah.

Baca juga: Kenakan Pakaian Mencolok Sepulang dari Tanah Suci, Jemaah Haji Asal Sulsel: Ini Adat, Simbol

Menurut Basir, SPLP harus mendapat pengesahan dari Kementerian Haji Arab Saudi.

Petugas haji akan memfasilitasi proses pengesahan SPLP di bandara.

“Tujuannya agar proses keimigrasian berjalan lancar,” jelasnya.

Basir menjelaskan, SPLP berlaku hanya untuk satu kali perjalanan pulang.

Dokumen ini dikeluarkan KJRI Jeddah atas permintaan resmi PPIH.

SPLP diberikan kepada jemaah yang kehilangan paspor di Tanah Suci.

Atau bagi jemaah yang paspornya rusak, hilang, atau bermasalah administratif.

“Jika ada jemaah kehilangan paspor, maka diajukan SPLP,” kata Basir.

Penerbitan dilakukan oleh perwakilan RI di Arab Saudi.

Basir menegaskan SPLP tak berlaku untuk perjalanan internasional lain.

“SPLP hanya sebagai dokumen pengganti untuk kembali ke Indonesia,” ujarnya.

Ia meminta kerja sama jemaah agar segera melapor jika memegang SPLP.

"Ini penting agar tidak terhambat saat imigrasi atau boarding," tegasnya.

Petugas akan siaga di bandara untuk memfasilitasi seluruh proses tersebut.

PPIH memastikan jemaah pengguna SPLP bisa pulang dengan aman dan lancar.

Pada Jumat 13 Juni hari ini, sebanyak 7.115 jamaah haji dari 18 kloter di Makkah secara bertahap kembali ke Tanah Air via Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, sejak dini hari.

Data yang dilansir Kantor Daerah Makkah, di antara yang pulang adalah Kloter 04 JKS, Kloter 02 BTH, Kloter 07 SUB, Kloter 06 JKG, Kloter 05 JKS, Kloter 07 JKG, Kloter 04 SOC, Kloter 02 PLM, Kloter 08 JKG, Kloter 08 SUB, Kloter 03 LOP, Kloter  02 KJT, Kloter 05 SOC dan ditutup Kloter 05 UPG.

Kloter 05 Debarkasi Makassar rencananya bertolak dari Mekah menuju Jeddah pada Jumat (13/6/2025) pukul 16.00 sore WAS.

Kepala Sektor 3 Ikbal Ismail menyebut rombongan Kloter 05 asal Kabupaten Gowa Sulsel ini berangkat ke Bandara Jeddah dengan sepuluh bus.

Kloter 05 ini akan terbang ke Makassar pukul 23.59 Waktu Arab Saudi dan diperkirakan tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar Sabtu (14/6/2025) siang.

Ikbal mewanti-wanti jamaah memperhatikan koper kabin yang dibawa ke atas pesawat. 

“Pastikan beratnya tidak lebih 7 kilogram dan tidak memuat barang-berang terlarang di penerbangan,” kata Kabid Haji dan Umrah Kemenag Sulsel ini. 

Kloter 05 Debarkasi Makassar seluruhnya berasal dari Kabupaten Gowa.

Total 393 jamaah termasuk 6 petugas haji.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved