Diduga Terlibat Begal dan Penyerangan, 4 Anggota Geng Motor Ditangkap di Gowa
Empat anggota geng motor ditangkap Resmob Polda Sulsel di Gowa. Mereka diduga terlibat penyerangan dan pembegalan di Makassar.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Empat anggota geng motor diduga terlibat dalam aksi penyerangan dan pembegalan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ditangkap.
Mereka adalah Yusril (24), Agusti (28), Muhammad Yusuf Alfairizi (22), dan Nur Alamsyah (23).
Penangkapan terhadap keempat pemuda ini dilakukan oleh Tim Resmob Polda Sulsel di Kabupaten Gowa, Selasa malam.
Kanit Resmob Polda Sulsel, AKP Wawan Suryadinata, mengatakan penangkapan ini merupakan bagian dari operasi pemberantasan premanisme digencarkan Polda Sulsel.
"Jadi terkait yang diamankan ini berhubungan dengan adanya operasi premanisme yang dilakukan Polda Sulsel dan jajaran," kata AKP Wawan Suryadinata kepada wartawan, Rabu (11/6/2025).
"Kami mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya penyerangan atau pembegalan di daerah Makassar," lanjutnya.
Dari hasil pemeriksaan, para pelaku diketahui kerap beraksi dan membuat onar di wilayah Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.
Aksi brutal mereka, kata Wawan, dilakukan untuk menunjukkan eksistensi sebagai geng motor yang dikenal sadis.
"Pada saat pemeriksaan, mereka adalah anggota geng motor yang cukup meresahkan dan ingin menunjukkan eksistensinya di wilayah Kota Makassar dan Kabupaten Gowa," jelasnya.
Wawan mengungkapkan bahwa masing-masing pelaku memiliki peran berbeda dalam aksi kriminal tersebut.
"Ada yang berperan sebagai eksekutor, ada yang sebagai ketua geng motor, dan ada juga yang bertugas sebagai joki," sebutnya.
Aksi pembegalan dilakukan saat para pelaku tengah konvoi menggunakan sepeda motor dalam kondisi mabuk.
Mereka mengancam korban dengan senjata tajam.
"Mereka melihat ada orang, lalu melakukan ancaman dengan menggunakan badik dan senjata tajam busur panah," jelas Wawan.
"Jadi pada saat mereka menemukan korban, mereka ambil HP dan barang berharga milik korban," sambungnya.
Sebelumnya diberitakan, aksi penyerangan geng motor kembali terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Kali ini, kawanan geng motor menyerang sejumlah pemuda yang sedang nongkrong di Jl Tamangapa Raya III, Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala.
Penyerangan itu terjadi enam jam sebelum salat Idul Adha, Jumat (6/6/2025) pukul 01.32 Wita.
Dalam rekaman video beredar di media sosial, tampak kawanan geng motor melintas di depan sebuah ruko tempat para pemuda nongkrong.
Tiba-tiba, mereka berhenti dan langsung menyerang.
Para pemuda sedang nongkrong pun berhamburan menyelamatkan diri.
Salah satu pemuda, Agil (20), mengatakan penyerangan terjadi saat dirinya dan teman-temannya baru pulang dari tempat makan.
Namun, saat kejadian, Agil sudah berada di rumah, sementara enam orang temannya masih berada di lokasi.
"Tiba di sini, baru sekitar 15 menit, muncullah mereka. Kalau motor temanku bilang sekitar 12 motoran," ujar Agil, Sabtu (27/6/2025) sore.
Menurut Agil, pelaku membawa senjata tajam berupa busur dan parang panjang sejenis katana.
Beruntung, tidak ada korban luka dalam kejadian itu. Namun pelaku merusak motor terparkir dan mengambil sejumlah barang berharga.
"Motornya temanku mereka lempari batu. (Barang yang diambil) ada hape satu, ada tas, ada dompet," ujarnya.
Terpisah, Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To'longan, mengatakan pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian.
"Pelaku kurang lebih sekitar 15 orang menggunakan kendaraan bermotor," kata Semuel.
Ia juga mengaku telah menerima laporan dari korban yang dirampas ponselnya.
"Untuk korban, korban itu disamperin kemudian dirampas hp nya," ungkapnya.
Meski kejadian terekam kamera CCTV, Semuel menyebut pihaknya belum berhasil mengidentifikasi pelat nomor kendaraan pelaku.
"CCTV itu gelap semua, jadi tidak bisa teridentifikasi (nomor pelat kendaraannya). Namun personel dari Polsek Manggala sudah melakukan penyelidikan," tegasnya.
Saat ini, para pelaku masih dalam pengejaran tim opsnal Polsek Manggala. (*)
Pelajar di Gowa Jadi Korban Pengeroyokan, Belasan Pelajar Diperiksa Polisi |
![]() |
---|
Annar Blak-blakan Dimintai Rp5 Miliar Oknum Jaksa, Pengacara Siap Laporkan Dugaan Kriminalisasi |
![]() |
---|
4 Tahanan Politik Sorong Jalani Sidang Perdana di Makassar, Pemindahan Picu Aksi Protes |
![]() |
---|
KPU Sulsel Gandeng Disdik Siap Gelar Pemilihan OSIS SMA/SMK |
![]() |
---|
114 Anak 40 Lansia Kehilangan Tempat Tinggal Akibat Kebakaran Sorowako, Damkar Selidiki Penyebab |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.