Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Idul Adha 1446 H

Bupati Luwu Salat Iduladha di Masjid Agung Belopa, Wakil Bupati di Walenrang

Salat Iduladha di Luwu dipusatkan di dua lokasi. Bupati Patahuddin akan salat di Masjid Agung Belopa, sementara Wakil Bupati Dhevy Bijak di Walenrang.

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/muh sauki maulana
MASJID AGUNG – Masjid Agung Belopa, Kelurahan Tampumia Radda, Kecamatan Belopa, akan menjadi lokasi Salat Iduladha Bupati Luwu, Patahuddin. 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU — Kementerian Agama RI menetapkan Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah jatuh pada 6 Juni 2025.

Pelaksanaan Salat Iduladha di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, akan dipusatkan di dua lokasi.

"Lokasinya ada dua, yaitu di Masjid Agung Belopa dan Lapangan Opu Dg Risadju, Kota Belopa," ujar Kabag Kesra, Harbiah, kepada Tribun-Timur.com, Kamis (29/5/2025).

Harbiah menyebutkan, Bupati Luwu, Patahuddin, dijadwalkan akan melaksanakan Salat Iduladha di Masjid Agung Belopa.

"Sementara Wakil Bupati Pak Dhevy Bijak, akan salat di Lapangan Kecamatan Walenrang," bebernya.

Ia menambahkan, imam Salat Iduladha di Masjid Agung Belopa masih menunggu keputusan Bupati Patahuddin.

"Kalau di Lapangan Opu Dg Risadju, insyaallah Ustaz Imran Opu Linta," katanya.

Bupati Luwu Sumbang Satu Ekor Sapi Kurban di Masjid Agung

Pengurus Masjid Agung Belopa, yang terletak di Kelurahan Tampumia Radda, Kecamatan Belopa, mulai bersiap menyambut Iduladha 1446 Hijriah.

Sekitar dua pekan sebelum lebaran, tercatat sudah ada empat ekor sapi akan disembelih di Masjid Agung Belopa.

"Hewan kurban yang terdaftar baru tiga kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari tujuh orang. Jadi baru tiga ekor sapi. Ini di luar sumbangan Pak Bupati, karena beliau salat di Masjid Agung dan menyumbang satu ekor sapi," kata Pengurus Masjid Agung Belopa, Arifin Andi Wajuanna, Rabu (28/5/2025).

Arifin menyebutkan, jumlah hewan kurban tahun ini menurun dibandingkan tahun lalu.

"Tahun lalu ada enam ekor sapi. Sekarang berkurang, mungkin karena faktor ekonomi yang sedang sulit," ujarnya.

Ia menambahkan, panitia penyembelihan akan dibentuk untuk mengatur teknis pelaksanaan kurban.

"Panitianya akan dibentuk, penyembelihan akan dilakukan di sekitar lokasi masjid," jelasnya.

Sementara untuk pembagian daging kurban, akan didistribusikan kepada masyarakat kurang mampu di sekitar Masjid Agung.

"Pembagiannya mengacu pada data dari Kelurahan Tampumia Radda dan Kelurahan Senga," tandasnya. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved