Haji 2025
‘Kenapa Tetangga Saya Berangkat Duluan Padahal Saya Duluan Daftar Haji?’ Siskohat Menjawab
Kenapa tetangga saya berangkat duluan ke Tanah Suci padahal saya duluan mendaftar haji? Pertanyaan ini sering ditemukan di lapangan.
Penulis: Mansur AM | Editor: Edi Sumardi
MEKKAH, TRIBUN-TIMUR.COM - Kenapa tetangga saya berangkat duluan ke Tanah Suci padahal saya duluan mendaftar haji?
Pertanyaan ini sering ditemukan di lapangan.
Kepala Seksi Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Daker Makkah, Agung Sudrajat, menjawabnya.
Agung menjelaskan, pertanyaan itu sering muncul di lapangan.
Ternyata, sistem perhajian Tanah Air mengakomodasi sejumlah regulasi khusus.
Ada istilah penggabungan mahrom dan pendamping jemaah lansia.
"Semua itu sesuai aturan Dirjen," tegasnya mengatakan.
Seorang istri bisa mengajukan ke Kemenag agar berangkat ke Tanah Suci bersama suaminya.
Baca juga: 55 Persen Jamaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Arab Saudi, Waspada Cuaca Buruk!
Syaratnya, sang suami sudah terdaftar di siskohat lebih 5 tahun.
Ada juga jamaah lansia mengajukan pendamping.
Syaratnya, pendamping juga sudah terdaftar haji minimal 5 tahun.
“Jadi bisa saja seseorang berangkat lebih cepat karena alasan tersebut,” kata Agung.
Namun, ini hanya berlaku untuk jemaah haji reguler.
Berbeda halnya dengan pelimpahan porsi haji.
Baca juga: Jelang Puncak Haji, PPIH Arab Saudi Gelar Bimbingan Ibadah bagi Jemaah Indonesia
Pelimpahan hanya bisa dilakukan dengan dua syarat; jika jemaah wafat atau sakit permanen.
| Antrean Haji Bantaeng Paling Lama, Kementerian Haji akan Disamaratakan 26,4 Tahun |
|
|---|
| Menag Nasaruddin Umar Minta Maaf atas Layanan Haji 2025 |
|
|---|
| Foto-foto Kloter Terakhir Jamaah Haji Tinggalkan Madinah, Petugas: Semoga Mabrur Semua |
|
|---|
| Cerita Jamaah Haji Jalan Kaki dari Musdalifah ke Mina Sejauh 3 KM saat Suhu 48 Derajat |
|
|---|
| Wakil Bupati Jemput 360 Jemaah Haji Asal Wajo di Asrama Haji Sudiang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/tawaf-1-2152025.jpg)