Pengangguran
238 Ribu Warga Sulsel Nganggur, Netizen Sarankan Tinggalkan Sulawesi Tagih Janji Prabowo-Gibran
Netizen Facebook Tribun Timur memberikan argumentasinya soal 238 ribu warga Sulawesi Selatan yang menganggur.
Kamaruddin Syukib: Tinggalkan Sulawesi merantau mengadu nasib di daerah orang insya Allah akan ada Perubahan nasib
Nurdin: Bukan nganggur,tapi Ndak mau kerja/ manusia malas,, setiap manusia yg ada di bumi ,sdh ada rejekinya masing-masing,,tinggal kita gimana cara mendapatkan nya ,,
Muhammad Sirih: Sebenarnya lapangan kerja banyak, cuma kadang pekerjanya terlalu memilih-milih pekerjaan dan bahkan banyak yg gensi-gensian, maunya kerja kantor atau kerja yang bergensi
Hamka Baharuddin: Setiap 5 THN sll ada janji manis sy dengar...akan mmbuka lapangan kerja demi kesejahteraan,
Mala kbykan yg berjanji mngutamakn bisnis diri sendiri dan kelompoknya hnya separuh dampaknya buat rakyat
Ale Teknokrat: Kerja tapi penghasilan kecil sedangkan kbtuhan sehari2 membengkak,blum biaya tak terduga,gaji tdk sebanding dgn harga2 kbtuhan pokok yg sllu naik,sedangkan resign dari tempat kerj tsb blm tentu bisa diterima di tempat lain dlm waktu cepat,yg ada hari berganti bulan,angka pgangguran bertambah,sbgai makluk hidup kita butuh mkn,mcari pinjaman modal usaha tdk semudah bacotannya nitizen,nah itulah yg terjadi pada masyarakat Bukan selamanya faktor malas tapi ikhtiar blm mnemukan hasilnya sedangkan hidup butuh hidup dan mghidupi
Abd salam: Bukan ngangur tapi malas kerja termasuk saya
Joemitri Joemitri: Kriminal semakin merajalela...ngeriii
Skm Ngabar: Janji kampanye membuka lapangan kerja 19 jt...tunggu aja
Pengangguran Meningkat Tiap Tahun
Diberitakan sebelumnya, jumlah pengangguran di Sulawesi Selatan (Sulsel) meningkat setiap tahun.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, per Februari 2025, angka pengangguran di Sulsel mencapai 238 ribu orang.
Jika dibandingkan Februari 2024, angka ini naik 3,97 persen atau bertambah 8.123 orang.
“Yang pengangguran 0,24 juta orang atau naik 8.123 orang,” kata Kepala BPS Sulsel, Aryanto, dalam konferensi pers melalui YouTube BPS Sulsel, Senin (5/5/2025).
Aryanto menjelaskan, jumlah Penduduk Usia Kerja (PUK) di Sulsel juga meningkat seiring pertumbuhan penduduk.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.