Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Alasan Kahfi Mundur dari Muswil PAN Sulsel, Dapat Jabatan Baru dari Zulhas

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan selama empat periode kepemimpinannya.

Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/ERLAN SAPUTRA
MUSWIL PAN SULSEL- Ashabul Kahfi, Husniah Talenrang, dan Chaidir Syam duduk berdampingan saat penetapan 4 nama calon Ketua DPW PAN Sulsel di Hotel Claro Makassar, Minggu (4/5/2025). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Selatan, Ashabul Kahfi, memberikan sinyal kuat bahwa ia tidak akan mencalonkan diri kembali dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) VI PAN Sulsel yang digelar di Hotel Claro, Makassar, Minggu (4/5/2025).

Dalam sambutannya, Ashabul mengajak seluruh peserta untuk menjaga ketertiban dan kesatuan dalam proses Muswil kali ini.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan selama empat periode kepemimpinannya.

“Saya memimpin PAN ini sudah empat periode. Tentu selama kepemimpinan saya, ada kekhilafan dan kesalahan yang tidak saya sengaja,” ujarnya.

Ashabul menambahkan bahwa dirinya kini tengah mengemban amanah baru sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PAN Wilayah Sulawesi.

Tugas barunya menuntutnya untuk hadir dan terlibat aktif dalam Muswil di berbagai provinsi se-Sulawesi.

Meskipun demikian, Ashabul tetap mendorong regenerasi kepemimpinan di tubuh PAN Sulsel.

Ia berharap Ketua DPW PAN Sulsel yang baru dapat merangkul seluruh kader dan menjadikan partai sebagai rumah perjuangan bersama.

“Saya minta kepada Ketua DPW selanjutnya untuk mengakomodasi semua kader kita. Jadikanlah rumah PAN sebagai rumah perjuangan. Kita ingin PAN menjadi partai pemenang,” tutupnya.

Dalam Muswil kali ini, sejumlah nama mencuat sebagai calon Ketua DPW PAN Sulsel, di antaranya Bupati Gowa Husniah Talenrang dan Bupati Maros Chaidir Syam.

Ashabul menyebutkan bahwa kedua figur tersebut layak untuk melanjutkan kepemimpinan PAN Sulsel.

“Kalau disuruh memilih (siapa calon yang tepat di antara dua nama itu), saya akan ambil botol, masukkan dua nama ini, baru saya pilih,” candanya, yang disambut riuh tepuk tangan peserta Muswil.

Muswil VI PAN Sulsel ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah dan kepemimpinan partai di masa depan.

Dengan sinyal mundurnya Ashabul Kahfi, diharapkan akan muncul pemimpin baru yang mampu membawa PAN Sulsel menuju kejayaan yang lebih besar.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved