Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2025

Pemandangan Langka, Area Mataf Masjidil Haram Sepi di Awal Musim Haji

Area thawaf yang mengelilingi Ka’bah atau dikenal sebagai Mataf, tampak lengang dari jamaah pada awal musim haji tahun ini.

Penulis: Mansur AM | Editor: Alfian
Media Centre Haji 2025
KAKBAH - Suasana area Kakbah di awal musim haji Jumat (2/5/2025). Pemerintah Arab Saudi memberlakukan aturan ketat hanya jamaah yang punya visa haji bisa masuk Mekah. 

Masjidil Haram pun akan kembali dipadati jamaah, terutama menjelang puncak ibadah haji yang jatuh pada 10 Zulhijjah 1446 H atau sekitar pertengahan Juni 2025.

Petugas keamanan dan penyelenggara ibadah haji dari berbagai negara juga terus melakukan persiapan intensif menyambut kedatangan jamaah.

Dengan berbagai kebijakan dan penertiban tersebut, diharapkan pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan lebih tertib, aman, dan fokus pada kemabruran jamaah.

Peringatan Menteri Agama

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mengingatkan jamaah Indonesia agar tidak nekat ke Makkah tanpa mengantongi visa haji resmi.

Ia menegaskan bahwa pemerintah Arab Saudi menerapkan aturan superketat tahun ini.

"Saya mengimbau kepada calon jamaah haji non-reguler, tidak formal, lebih baik berpikir ulang, karena Saudi Arabia tahun ini superketat. Keluar dari hotel tanpa visa haji pun tidak boleh masuk ke Masjidil Haram," ujar Nasaruddin Umar.

Selain itu, Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad, juga mengingatkan bahwa jamaah yang nekat menggunakan visa non-haji akan dikenakan sanksi berat oleh pemerintah Arab Saudi.

Sanksi tersebut meliputi denda sebesar 100.000 riyal Saudi (sekitar Rp 447 juta), deportasi, dan larangan masuk ke Arab Saudi selama 10 tahun.

Pemerintah Arab Saudi juga menetapkan sanksi bagi pihak yang memfasilitasi jamaah haji ilegal.

Mereka yang terbukti membantu, menyembunyikan, atau menyediakan akomodasi bagi jamaah tanpa izin resmi akan dikenakan denda hingga 100.000 riyal Saudi dan sanksi lainnya.

Menag Nasaruddin Umar mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur oleh tawaran haji tanpa antrean atau biaya murah yang tidak menggunakan visa resmi.

Ia menekankan pentingnya mematuhi aturan demi keselamatan dan kenyamanan ibadah haji.

"Saya mengimbau seluruh jamaah haji, mungkin ada yang menjanjikan 'kamu bisa haji', lebih baik hindari, daripada nanti terlunta-lunta nasibnya di sini, dioper ke sana kemari," ujar Menag.(*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved