Calon Sekda Makassar
Sosok Calon Sekda Makassar Achmad Hendra, Putra Eks Gubernur Banten-Sekda Sulsel Hakamuddin Djamal
Achmad Hendra Hakamuddin adalah putra sulung dari mantan Penjabat Gubernur Banten Hakamuddin Djamal.
TRIBUN-TIMUR.COM- Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengumumkan tiga besar calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar.
Mereka adalah Andi Zulkifli Nanda, Achmad Hendra Hakamuddin, dan M Dahyal mendapat skor tertinggi berdasarkan tahapan seleksi yang dilalui.
Wali Kota Makassar Munafri Arifudddin menyampaikan, Pemkot akan tetap mengirim hasil seleksi secara keseluruhan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI.
Artinya seluruh skor atau nilai hasil seleksi sepuluh pejabat Pemkot Makassar juga akan dilaporkan.
"Pola skoring ini akan memperlihatkan gambaran serta berapa besar kemampuan dan kapabilitas (pelamar) karena sudah melalui tahapan yang lebih panjang," ucap Munafri Arifudddin Senin (28/4/2025).
Salah satu yang lolos adalah Achmad Hendra Hakamuddin, S.STP, MPA.
Ia adalah alumnus lembaga pendidikan kedinasan STPDN.
Setelah lulus secara otomatis menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil di Pemerintah Kota Makassar pada bagian tata pemerintahan.
Tidak lama kemudian, ia pun melanjutkan pendidikan Strata Satu (S-1) di Universitas Gadjah Mada, institut Ilmu Pemerintahan Tahun 2003.
Saat mengajukan izin pendidikan, ia juga mengajukan surat pengajuan mutasi kerja ke Kabupaten Tangerang.
Ia pun sempat Kepala Sub Bidang Perindustrian Perdagangan Koperasi Dan Pariwisata, Sekretaris Camat, Camat dan Sekretaris Dinas.
Saat pemerintah kota Makassar melakukan lelang jabatan tahun 2015, ia pun diberi amanah sebagai Camat Ujung Pandang.
Setelah itu, ia menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar.
“Saya jawab semua keraguan dengan memperlihatkan hasil kerja yang maksimal,” ujar Achmad Hendra
Pada 26 Juli 2021 lalu, Achmad Hendra kembali diberikan amanah yang tidak kalah besarnya, yakni sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Makassar.
Ia adalah putra dari Hakamuddin Djamal.
Drs. H. Hakamuddin Djamal Daeng Rewa , M.Si. (3 Februari 1949 – 15 Maret 2015) adalah Penjabat Gubernur Banten periode 2000–2002.
Hakamuddin ditunjuk sebagai pejabat sementara gubernur oleh pemerintah, ketika Banten memisahkan diri dari Provinsi Jawa Barat.
Ia mulai menjabat pada tanggal 17 November 2000, dan kemudian digantikan Djoko Munandar sebagai gubernur terpilih pada tanggal 11 Januari 2002.
Sebelumnya, Hakamuddin pernah menjadi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, periode 1999–2000.
mantan Sekwilda Sulsel diera gubernur Zaenal Basri Palaguna dimakamkan di kompleks Masjid Al Barakah Bontorikong, desa Bontolangkasa, kecamatan Bontonompo, kabupaten Gowa, Sulsel, 16 Maret 2015.
Munafri Kirim Berkas ke BKN
Wali Kota Makassar Munafri Arifudddin menyampaikan, Pemkot akan tetap mengirim hasil seleksi secara keseluruhan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI.
Artinya seluruh skor atau nilai hasil seleksi sepuluh pejabat Pemkot Makassar juga akan dilaporkan.
"Pola skoring ini akan memperlihatkan gambaran serta berapa besar kemampuan dan kapabilitas (pelamar) karena sudah melalui tahapan yang lebih panjang," ucap Munafri Arifudddin Senin (28/4/2025).
Setelah tahapan tersebut, Wali Kota Munafri Arifudddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham akan menentukan satu dari tiga nama tersebut yang akan menduduki kursi Sekda Makassar.
Ia akan melihat lebih jauh kemampuan dari masing-masing individu, bagaimana kemampuannya dalam menyelesaikan persoalan, kemampuan bekerjasama hingga pengetahuan birokrasinya.
"Ini juga sudah sangat tertuang di dalam tes-tes kompetensi yang mereka lalui dari tahap demi tahap, sehingga kami dalam mengambil keputusan ini sudah bisa sangat objektif," papar Munafri.
"Tidak subjektif lagi, karena dasar-dasar pengambilan keputusannya sudah dimulai dilakukan dengan dasar-dasar ilmiah seperti prosedur yang berlaku secara umum," sambungnya.
Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham juga menyampaikan soal kriteria calon Sekda yang diharapkan.
Yang paling pertama kata dia adalah bijaksana.
"Bijaksana. Kami pasti serahkan ke pusat dulu. Nanti menunggu hasil, karena nanti kita punya pertimbangan-pertimbangan tersendiri," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Tim Seleksi (Timsel) JPTP Pemkot Makassar, Muhammad Idris menyampaikan, biasanya proses di BKN berlangsung sepekan.
Selanjutnya akan kembali ke Wali kota untuk ditentukan satu nama yang layak menyandang gelar Sekda Makassar.
Sebelum itu, Munafri juga akan melakukan wawancara secara langsung kepada tiga kandidat Sekda Makassar tersebut. (*)
| Adu Kehebatan 3 Calon Kuat Sekda Makassar, Zulkifly Nanda Termuda |
|
|---|
| Zulkifli Nanda, Achmad Hendra dan Dahyal Tiga Besar Calon Sekda Makassar, Siapa Terkuat? |
|
|---|
| Kriteria Calon Sekda Terkuat di Makassar, Munafri Umumkan Sosok Pilihannya Hari Ini |
|
|---|
| Bocoran Tiga Besar Calon Sekda Makassar, Diumumkan Besok |
|
|---|
| Sepak Terjang Muhammad Mario Said Pamong Senior Calon Sekda Makassar, Mantan Camat Wajo dan Tallo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Achmad-hendra-calon-sekda-makassar.jpg)