Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Jaga Pangan Nusantara

Hari lahir ke-91 Gerakan Pemuda Ansor, pimpinan, kader dan anggota menyatu dalam satu semangat dengan mengusung tema "Satu barisan membangun negeri".

Editor: Sudirman
Ist
OPINI - A. Rahman Ketua PKC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia PMII Sulawesi Selatan periode 2007-2009 

Oleh A. Rahman

Ketua PKC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia PMII Sulawesi Selatan periode 2007-2009

TRIBUN-TIMUR.COM - Satu barisan di medan juang bersatu dalam semangat jaga pangan nusantara menjadi salah satu fokus utama dari denyut nadi dan nyali perjuangan negeri untuk kedaulatan bangsa.

Hari lahir ke-91 Gerakan Pemuda Ansor, pimpinan, kader dan anggota menyatu dalam satu semangat dengan mengusung tema "Satu barisan membangun negeri".

Salah satu agenda utama yang merupakan respon dari organisasi kepemudaan atas permasalahan dan tantangan yang dihadapi oleh seluruh masyarakat dunia.

Yakni deklarasi patriot ketahanan pangan yang ditandai dengan pengukuhan 100.000 anggota Banser sebagai patriot ketahanan pangan Nasional.

Sehingga secara khusus Bangsa Indonesia yang merupakan salah satu lumbung pangan dunia akan mengerahkan segenap daya dan upaya menjadikan potensi pangannya sebagai kekuatan dalam menghadapi tantangan pangan global. 

Gerakan Pemuda Ansor yang didirikan oleh para ulama di tengah perjuangan merebut kemerdekaan pada tanggal 24 April tahun 1934, senantiasa eksis dalam semangat perjuangan merebut dan merawat kemerdekaan.

Ia kembali menunjukkan perannya sebagai naluri perjuangan anak bangsa disaat krisis multi sektor melanda dunia akibat unjuk kekuatan di benua Eropa dan Timur Tengah.

Ini ditandai dengan perang yang berkepanjangan ditambah dengan usaha setiap negara untuk menjaga stabilitas perekonomian negara masing-masing.

Dengan menerapkan kebijakan dalam hal perdagangan yang dikenal dengan perang dagang antara negara-negara yang selama ini mengendalikan jalur perdagangan internasional.

Ini menjadi isyarat bahwa sudah saatnya semua negara bersiap siaga menghadapi krisis dan yang paling utama untuk dijaga dalam mengantisipasi krisis global adalah ketahanan pangan.

GP Ansor memilih bersama digarda terdepan dalam mewujudkan swasembada pangan dengan melakukan konsolidasi besar besaran pada momen hari lahir ke 91 yakni jaga pangan nusantara.

Organisasi kepemudaan yang didirikan sebelum kemerdekaan ini memiliki potensi kader dan anggota yang tersebar di seluruh pelosok nusantara.

Sebagian besarnya adalah barisan tani muda yang tergabung dalam Banser yang sehari harinya menggarap lahan pertanian, perkebunan dan peternakan. 

Sikap Pimpinan Pusat GP Ansor sahabat Addin Jauharuddin sudah sangat jelas bagi seluruh kader Ansor Banser untuk bersatu dalam satu tekad.

Mendukung pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan karena Ansor sangat memahami bahwa betapa kedaulatan pangan adalah kepentingan bersama yang tidak hanya bisa dilakukan oleh pemerintah.

Melainkan harus didukung oleh seluruh elemen bangsa, sehingga GP Ansor mengambil langkah strategis berada di garda terdepan.

Sekaligus sebagai isyarat bahwa kepentingan bersama harus diwujudkan dengan ketulusan dan keikhlasan untuk berjuang bersama.

Ketika pemerintah dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mengambil sikap yang tegas berupa kebijakan swasembada pangan.

Maka patriot GP Ansor tidak tinggal diam karena kedaulatan pangan sangat terkait dengan kedaulatan sebuah bangsa yang menjadi pijakan kemandirian ekonomi.

Stabilitas dan kesejahteraan rakyat karena menyangkut kebutuhan dasar yang menjadi tugas pemerintah untuk pemenuhannya.

Kader kader Ansor sudah terbiasa dengan konsolidasi penyelamatan marwah dan kedaulatan negara.

Bahkan ketika negara belum mengambil sikap maka para ulama akan meminta negara mengambil sikap yang tegas untuk menjaga kedaulatan bangsa sebagaimana yang tertuang dalam resolusi jihad. 

GP Ansor di usianya yang ke 91 semakin kokoh dengan kader yang tersebar di seluruh nusantara dengan berbagai latar belakang profesi dan skill yang dimilikinya.

Terkhusus di bidang pertanian patriot ketahanan pangan Nasional dari Banser akan menunjukkan daya juang dan kekompakan mereka.

Sudah menjadi tekad bersama yang dituangkan dalam deklarasi Banser patriot ketahanan pangan Nasional pada Rapat Akbar puncak peringatan hari lahir  Ansor ke 91 yang dilaksanakan di banyumas Jawa Tengah hari Kamis 24 April 2025. 

Bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto para Pimpinan, kader GP Ansor di seluruh Nusantara akan merasakan atmosfer barajuang Patriot ketahanan pangan.

Ini sudah menjadi tekad bulat antara pemerintah dan Pimpinan Pusat menyampaikan Komando penting bagi seluruh kader untuk bersatu menjaga pangan nusantara. 

Patriot ketahanan pangan dari Banser yakni Barisan Ansor serbaguna akan memaksimalkan peran mereka dalam mewujudkan swasembada pangan.

Ini sudah menjadi sikap tegas pemerintah dalam merespon kondisi perekonomian global yang tidak menentu.

Sehari harinya mereka menjalankan aktivitas mereka di sektor pertanian guna menghidupi keluarga.

Kali ini mereka yang setia menunggu komando dari Pimpinan akan meningkatkan kemampuan dan daya bukan sekedar untuk keluarga melainkan untuk kedaulatan pangan Nasional.

Banser yang berada di pelosok pelosok negeri adalah pemuda patriot yang telah ditempa dan dibekali dengan ideologi serta loyalitas penuh kepada organisasi nusa, bangsa dan agama.

Sebagaimana tujuan utama didirikannya GP Ansor untuk menjaga eksistensi kemerdekaan dan kedaulatan bangsa.

Sehingga apapun dan siapapun mereka kesetiaan dan kekompakan dalam menjalankan arahan pimpinan akan senantiasa melekat dalam tekad dan semangatnya. 

Sejak berdirinya 91 tahun silam badan otonom NU ini, ia senantiasa istiqamah hadir menjadi benteng pertahanan dalam setiap momen.

Di mana bangsa ini menghadapi tantangan baik dari luar maupun dari dalam sebagai isyarat bahwa setiap warga negara wajib ikut serta dalam membela dan mempertahankan kedaulatan bangsa dan negara.

Kalau jiwa patriotisme ini sudah tertanam di dalam sanubari masyarakat bangsa maka kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara akan teraktualisasi dalam segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sehingga bangsa ini akan kuat dan kokoh dalam bingkai persatuan dan kesatuan.

Selamat dan sukses berkhidmat untuk negeri Ansor Banser satu barisan di usia ke 91 bela agama bangsa negeri.

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved