Waspada! Penyakit Flu dan Batuk Dera Warga Makassar
Klinik Media Farma Jl Dg Tata Raya ramai didatangi pasien, Selasa (22/4/2025).
TRIBUN-TIMUR.COM- Klinik Media Farma Jl Dg Tata Raya ramai didatangi pasien, Selasa (22/4/2025).
Mereka pun nampak demam, flu dan batuk.
Penyakit ini banyak terjadi di musim Pancaroba.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi Indonesia mengalami peralihan musim secara bertahap pada April hingga Juni 2025.
Pada periode itu, wilayah Indonesia akan memasuki masa transisi dari musim hujan menuju musim kemarau.
Peralihan musim tersebut dikenal dengan istilah musim pancaroba.
Selain berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi, musim pancaroba ditandai dengan perubahan cuaca harian yang relatif cepat dan tidak stabil.
“Seringkali pagi hari terasa panas terik, namun tiba-tiba berubah menjadi hujan deras disertai petir dan angin kencang pada sore hingga malam hari,” jelas Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto.
Kondisi cuaca yang tidak menentu ini berpotensi mengganggu aktivitas dan keselamatan masyarakat.
Daftar Vitamin untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Melansir laman Harvard Health Publishing, berikut daftar vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh saat musim pancaroba.
1. Vitamin C
Vitamin C berperan penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit saat musim pancaroba. Dalam menjaga imun, vitamin C merangsang sel darah putih untuk menyerang bakteri dan virus pada bagian tubuh yang terinfeksi.
Selain itu, vitamin C merupakan zat gizi yang bersifat antioksidan. Vitamin jenis ini melindungi tubuh dari kerusakan akibat paparan radikal bebas.
Tubuh kita tidak dapat memproduksi vitamin C, sehingga konsumsi suplemen dan makanan yang kaya akan vitamin C sangat diperlukan.
Makanan yang kaya akan kandungan vitamin C antara lain, jeruk, jambu biji, mangga, paprika merah, brokoli, bayam, dan kangkung.
2. Vitamin D
Vitamin D berperan penting untuk mengurangi peradangan dan mengaktifkan kekebalan tubuh.
Sebuah studi yang diterbitkan Inflammation & Allergy-Drug Targets (2013) menyebut, vitamin jenis ini berperan penting dalam mengatur respons imun tubuh.
Kekurangan vitamin D dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh menjadi lebih rentan terhadap infeksi dan kesulitan melawan patogen.
Tubuh memiliki kemampuan untuk mengubah kolesterol menjadi zat yang disebut calcitriol saat terpapar sinar matahari.
Agar lebih maksimal, Anda juga dapat mengonsumsi berbagai makanan yang akan vitamin D seperti almond, kacang kedelai, keju, ikan sarden, edamame dan masih banyak lagi.
3. Vitamin A
Vitamin A juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh saat musim pancaroba. Vitamin jenis ini membantu menjaga kesehatan kulit dan selaput lendir yang merupakan garis pertahanan pertama tubuh melawan infeksi.
Vitamin A membantu dalam produksi sel darah putih ini yang penting dalam sistem kekebalan tubuh yang berfungsi untuk melawan infeksi. Tubuh manusia tidak dapat memproduksi vitamin A sendiri.
Vitamin A adalah nutrisi penting yang harus kita dapatkan dari makanan yang kita konsumsi.
Meskipun tubuh kita bisa mengubah beberapa zat, seperti beta-karoten yang ditemukan pada banyak buah dan sayuran berwarna cerah, menjadi vitamin A.
Buah dan sayur yang dapat menjadi super vitamin A antara lain, wortel, labu, paprika merah dan kuning, pepaya, mangga, bayam, dan masih banyak lagi. (*)
| Maros Mulai Masuk Musim Panas, BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Kering |
|
|---|
| Dinkes Pastikan Belum Ada Laporan Kasus Super Flu di Makassar |
|
|---|
| Super Flu Ramai di AS, Dosen Kedokteran Unismuh: Tak Perlu Panik, Waspadai Gejala pada Anak |
|
|---|
| Musim Pancaroba, Guru Besar FKM UMI Prof Andi Rizki Amelia: Waspadai Penyakit Menular |
|
|---|
| Demam dan Flu Dominasi Keluhan Pasien di IGD RSUD Syekh Yusuf Gowa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Penyakit-pancaroba-makassar.jpg)