Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Perspektif

Perang Dagang atau Negosiasi

Indonesia kena tarif 32 persen. China hingga tulisan ini dirilis dikenai tarif 145 persen. Awalnya hanya 34 persen.

Editor: Sudirman
Ist
PERSPEKTIF - Syamril, Direktur Sekolah Islam Athirah 

Oleh: Syamril ST MPd  

Direktur Sekolah Islam Athirah

TRIBUN-TIMUR.COM - Dunia dikejutkan oleh keputusan Presiden AS Donald Trump yang memberlakukan tarif impor kepada produk dari 185 negara dan wilayah yang masuk ke AS. 

Indonesia kena tarif 32 persen. China hingga tulisan ini dirilis dikenai tarif 145 persen. Awalnya hanya 34 persen.

Karena China melawan dengan memberi tarif balasan maka posisi AS juga membalas dengan tarif lebih tinggi lagi. Posisi terakhir AS pada angka 245 persen dan China pada angka 125 persen.

Respon berbagai negara atas kebijakan Presiden AS terbagi atas 2 kelompok. Ada yang melawan seperti China. Terjadilah perang tarif. Ada yang negosiasi seperti Indonesia. Mana yang lebih baik?

Apapun pilihannya ada dua posisi yang bisa terjadi yaitu menang dan kalah.

Jika perang tarif seperti halnya perang militer salah satu pihak bisa menang dan pihak lain kalah. 

Bisa juga keduanya kalah dalam arti rugi besar. Tidak mungkin terjadi kedua pihak menang atau untung. Ingat pepatah «kalah jadi abu, menang jadi arang».

Antara China dan AS banyak pengamat yang memprediksi jika perang tarif berlanjut maka yang kalah adalah AS. China lebih siap secara infrastruktur ekonomi, industri, keuangan dan teknologi.

Tapi bisa dipastikan AS dan China akan sama-sama rugi. Industri China melambat. Pasar AS tetap terbesar mencapai 20 persen pasar dunia.

Bagi China 15 persen pasar ekspornya ke AS. Jika industri China melambat bisa terjadi PHK.

Demikian pula di AS. Perang tarif membuat harga barang naik. Penjualan menurun, ekonomi lesu dan terjadi resesi.

Bagaimana jalan keluarnya? Perlu ada negosiasi, pembicaraan kedua belah pihak khususnya AS dan China.

Syaratnya kedua belah pihak ada kesetaraan dan niat baik untuk mencari jalan keluar.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved