Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemenang Desain Logo HUT ke-162 Jeneponto Ternyata ASN

Hal ini dikemukakan Ketua Umum Panitia Penyelenggaraan HUT ke-162 Jeneponto, Mustakbirin.

Penulis: Muh. Agung Putra Pratama | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH AGUNG
Ketua Umum Panitia Penyelenggaraan HUT ke-162 Jeneponto, Mustakbirin di Gedung Sipitangarri, Jl Lanto Daeng Pasewang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Selasa (22/4/2025) sore. 

TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO -  Pemenang lomba desain logo Hari Jadi ke-162 Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) tahun 2025 ternyata seorang Aparatur Sipil Negera (ASN).

Hal ini dikemukakan Ketua Umum Panitia Penyelenggaraan HUT ke-162 Jeneponto, Mustakbirin.

"Informasi yang saya dapatkan pada hari setelah ditetapkan dia itu adalah seorang ASN," kata Mustakbirin di Gedung Sipitangarri, Jl Lanto Daeng Pasewang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Selasa (22/4/2025) sore.

Pemenang sayembara tersebut bernama Ismail Naba, pegawai Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulsel.

"Kalau tidak salah dia tugas di Tamalatea atau Bontoramba, penyuluh lapangan KB perwakilan Sulsel yang ditugaskan di Jeneponto," ungkapnya.

Meski statusnya ASN, namun hal tersebut tidak membatasi keikutsertaan Ismail sebagai peserta lomba.

Hanya saja, hasil karyanya menuai kontroversi karena diduga plagiat dan menjadi juara lomba desain logo.

Ismail bahkan mengalahkan 79 peserta yang ikut berpartisipasi.

Ismail dimumkan sebagai pemenang pada Senin (21/4/2025) oleh dewan juri.

"Dari 80 pendaftar ada 38 yang dianggap memenuhi syarat dan melengkapi dokumen, 38 inilah yang kemudian bersaing masuk ke 5 besar, 3 besar akhirnya sampai peringkat 1, kemudian peringkat 1 ini ditetapkan oleh penitia sebagai pemenang lomba logo hari Jeneponto ke-162," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, pemenang sayembara logo Hari Jadi ke-162 Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, tahun 2025 telah diumumkan.

Ismail Naba SE keluar sebagai juara melalui pengumuman dewan juri pada Minggu (20/4/2025).

Namun, desain milik Ismail yang telah ditetapkan sebagai pemenang itu justru menuai kontroversi karena diduga plagiat.

Berdasarkan penelusuran Tribun-Timur.com melalui Google Lens, Selasa (22/4/2025), sejumlah elemen dalam desain logo Ismail dinilai memiliki kemiripan dengan gambar yang ditemukan di Pinterest dan DevianArt

Gambar animasi jangkungan bambu dan dokar yang digunakan dalam desain logo diduga diunduh dari Pinterest. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved