Sampah
Timbunan Sampah Nasional Capai 31,9 Juta Ton
Dari total produksi tersebut, sebanyak 63,3 persen atau sekitar 20,5 juta ton telah berhasil dikelola. sisanya sebesar 35,67 persen tak bisa dikelola.
TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA – Pemerintah mulai menjalankan program untuk Proyek Pengolahan Sampah berbasis Energi Listrik (PSEL).
Proyek ini juga akan dilakukan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyatakan, Makassar darurat sampah.
“Makassar darurat sampah. Harus ada teknologi pemrosesan yang membuat sampah rumah tangga hanya menjadi residu ketika sampai di TPA,”kata Appi, sapaan Munafri, beberapa waktu lalu.
Sehingga, dia pun sudah menemui pemenang tender Proyek Pengolahan Sampah berbasis Energi Listrik (PSEL).
Pertemuan Munafri dengan kontraktor PSEL di Jakarta beberapa hari lalu.
Diketahui, proyek PSEL dimenangkan oleh Shanghai SUS Environment, perusahaan dari Tiongkok.
Munafri menyampaikan bahwa tujuannya bertemu pemenang tender PSEL untuk mendalami lebih jauh proyek strategis nasional (PSN) ini.
Menurutnya, ada banyak penyesuaian dalam pelaksanaan proyek ini.
Tahukah Anda permasalahan sampah di Indonesia kian mendesak untuk ditangani.
Berdasarkan data Sistem Informasi Pengolahan Sampah Nasional (SIPSN) milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), hingga 24 Juli 2024 tercatat timbunan sampah nasional mencapai 31,9 juta ton.
Data ini dihimpun dari 290 kabupaten/kota se-Indonesia.
Dari total produksi tersebut, sebanyak 63,3 persen atau sekitar 20,5 juta ton telah berhasil dikelola.
Namun, sisanya sebesar 35,67 persen atau 11,3 juta ton masih belum tertangani dengan baik.
Tingginya jumlah sampah menjadi tantangan serius, apalagi dengan bertambahnya jumlah penduduk dan keterbatasan tempat pembuangan serta pengelolaan sampah yang ada saat ini.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.