Sampah
Tumpukan Sampah di Jl Poros Barru Kini Telah Dibersihkan oleh Warga
Tumpukan sampah tersebut tepatnya di Lingkungan Lakalitta, Desa Cilellang, Kecamatan Mallusettasi, Kabupaten Barru, Sulsel.
Penulis: Darullah | Editor: Muh. Irham
BARRU, TRIBUN-TIMUR.COM - Kondisi kumuh akibat tumpukan sampah di Jl Poros Barru-Makassar kini telah dibersihkan. Sebelumnya dalam beberapa hari terakhir, tumpukan sampah tersebut menggunung di pinggir jalan dan membuat pemandangan kurang elok.
Tumpukan sampah tersebut tepatnya di Lingkungan Lakalitta, Desa Cilellang, Kecamatan Mallusettasi, Kabupaten Barru, Sulsel.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, tumpukan sampah tersebut selain merusak pemandangan dan tentunya berbau tidak sedap.
Menindak lanjuti hal itu, Pemerintah Desa Cilellang bersama warga setempat turun langsung melakukan membersihkan sampah-sampah tersebut.
Sehingga kondisinya saat ini telah bersih dari tumpukan sampah tersebut.
Kepala Desa Cilellang, H Rudi Hartono sangat sesalkan tindakan pembuangan sampah bukan pada tempatnya tersebut.
"Karena tentunya sampah yang berserahkan dan menumpuk di punggir Jl Poros Barru itu mengeluarkan bau tidak sedap dan jorok," katanya.
"Dan juga kondisi itu, mengurangi kenyamanan pengguna jalan. Walaupun lokasinya jauh dari pemukiman penduduk," ujarnya.
Rudi mengungkapkan bahwa pelaku pembuangan sampah tersebut dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dari luar Desa Cilellang.
Karena di situ lokasinya lumayan sepi, sehingga menjadi lokasi pembuangan sampah bukan pada tempatnya.
"Sayangnya identitas para pelaku dari tindakan tidak bertanggung jawab ini belum kita ketahui hingga saat ini," tandasnya.
"Kondisi tersebut telah berlangsung lama. Bahkan hal itu menjadi pekerjaan tambahan pemerintah Desa Cilellang dalam hal pembersihan sampah di jalan poros ini, sebab masuk wilayah desa kami," jelasnya.
Pihaknya memaparkan bahwa beragam cara telah dilakukan agar tidak lagi terjadi pembuangan sampah di jalan poros tersebut.
Cara pencegahan itu, mulai dari pengumuman di masyarakat melalui kepala dusun, hingga pemasangan papan bicara.
"Tetap saja kejadian serupa terulang, ada lagi sampah yang berserakan di pinggir jalan," bebernya.
"Pada prinsipnya di harapkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di kawasan tersebut kendati kami yakin ini bukan perilaku warga Desa Cilellang," ungkapnya.
"Terkhusus warga lain maupun pengguna jalan yang dengan sengaja membuang sampah di di lokasi tersebut, sebaiknya hentikan perbuatannya," tegasnya.(*)