Sampah Maros
Maros Kabupaten Sulsel Langganan Adipura saat Moncongloe 'Lumbung' Sampah, Warga: Pemkab Hanya Diam
Tumpukan sampah itu berada di jalan poros Moncongloe-BTP Makassar hingga Jl Inspeksi PAM atau ke arah Antang.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ansar
Pemasalahan sampah masih terus terjadi dan dikeluhkan masyarakat Kabupaten Maros.
Terbaru tumpukan sampah rumah tangga nampak menumpuk di tepi jalan di Dusun Magento, Desa Patontongan, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Bahkan, beberapa limbah popok bayi tampak tercecer dan menimbulkan bau menyengat.
Salah satu warga, Anwar mengatakan kondisi ini akan semakin memburuk saat turun hujan
“Sudah lama ini, tapi tidak ada yang angkat. Apalagi kalau hujan, makin parah, sampah becek dan baunya menyebar,” katanya.
Ia menyebut, kondisi ini membuat lingkungan terlihat kumuh dan tak nyaman untuk dilintasi warga.
“Dulu Maros dikenal bersih dan rapi. Sekarang? Sampah di mana-mana,” keluhnya.
Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan tegas, termasuk mengatur jadwal pengangkutan sampah secara rutin.
“Kalau bisa, truk sampah tiap hari masuk ambil sampah warga. Jangan tunggu numpuk baru datang,” tambah Anwar.
Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Maros, Andi Irfan Paharuddin, mengaku sudah menerima laporan soal tumpukan sampah itu.
“Saat ini tim kami sedang turun melakukan peninjauan langsung ke lokasi,” katanya, Senin (14/4/2025).
Ia membenarkan hingga kini belum ada armada pengangkut sampah yang menjangkau wilayah tersebut.
“Memang salah satu kendala utama kami saat ini adalah keterbatasan armada. Belum semua wilayah bisa terlayani secara merata,” jelasnya.
Saat ini, kata dia DLH Maros, akan berupaya mencari solusi agar pelayanan kebersihan bisa ditingkatkan, terutama di wilayah yang belum terjangkau.
Maros raih Adipura
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.