Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Hijab Etnik Berbasis Alam, Andi Tiara Sulap Limbah Kulit Pisang Jadi Pewarna Berkelas

Andi Tiara mengembangkan teknik pewarnaan hijab menggunakan ekstrak kulit pisang, limbah organik yang biasanya dianggap tak bernilai.

Editor: Muh. Abdiwan
TRIBUN-TIMUR.COM/MUHAMMAD ABDIWAN
PEWARNA PISANG - Owner Zaini Hijab, Andi Tiara Purnama Pertiwi Rahman memperlihatkan aneka koleksi hijab dengan pewarna alami dari kulit pisang di Workshop Zaini Hijab Jl. Korban 40.000 Jiwa No. 119, Makassar, Selasa (5/3). Andi Tiara mengembangkan teknik pewarnaan hijab menggunakan ekstrak kulit pisang, limbah organik yang biasanya dianggap tak bernilai yang menghasilkan warna-warna lembut yang alami dan menjadikan produknya lebih ekologis dan aman bagi kulit. 

Dengan kombinasi antara nilai budaya, inovasi hijau, dan dukungan penuh dari BRI, Zaini Hijab bukan hanya sekadar bisnis, melainkan sebuah gerakan.

Gerakan untuk membuktikan bahwa dari sesuatu yang kecil dan sederhana seperti kulit pisang bisa lahir karya besar yang mendunia.

Zaini Hijab hari ini telah menjadi ikon UMKM Makassar yang tidak hanya menjual produk, tetapi juga cerita, kesadaran, dan harapan untuk masa depan yang lebih berkelanjutan.

Tags
Makassar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved