Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Agenda 99 Hari Kerja sebagai Bupati Jeneponto, Paris Target Mutasi Pejabat

"99 hari kerja pertama kami akan fokus pada pelayanan masyarakat, kebersihan, cek kelengkapan, mungkin juga mutasi," ujar Paris Yasir.

|
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/FAQIH
BUPATI JENEPONTO -  Bupati Jeneponto Paris Yasir saat ditemui di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel pada Jumat, (21/3/2025). Paris Yasir sudah siap menulai kerja dengan menyusun target 99 hari kerja 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Paris Yasir - Islam Iskandar telah resmi memulai masa kerja.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman melantik Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel pada Jumat, (21/3/2025). 

Diawal masa kepemimpinannya, Paris Yasir sudah menyusun target pencapaian.

"99 hari kerja pertama kami akan fokus pada pelayanan masyarakat, kebersihan, cek kelengkapan, mungkin juga mutasi," ujar Paris Yasir.

Paris Yasir juga sudah menerima arahan terkait efisiensi anggaran.

Dirinya pun sudah siap untuk lebih fokus membedah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Itu perintah pimpinan pusat wajib kita laksanakan, tentu ini pekerjaan yang harus dilakukan lebih fokus dan terarah," kata Paris Yasir.

Paris Yasir mengaku harus ada penyesuaian program dari daerah, provinsi hingga pemerintah pusat.

Visi dan misi Paris - Islam harus sejalan dengan astacita Presiden Prabowo Subianto.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman langsung mengingatkan perintah Presiden Prabowo Subianto terkait efisiensi APBD 2025.

"Terpenting melakukan efisiensi dan relokasi yang tepat kepada masyarakat," kata Andi Sudirman.

Usai dilantik, Andi Sudirman meminta Paris - Islam segera meneliti APBD Jeneponto.

Kemudian melakukan sinkronisasi program sejalan dengan astacita Presiden Prabowo.

Dalam mewujudkan astacita tersebut, kabupaten juga diminta mengambil peran.

"Pulang dari sini, bagaimana melaksanakan dan mendalami program APBD 2025. Termasuk bagaimana (mewujudkan) program astacita Presiden RI dimasukkan juga dalam kewenangan Kabupaten, termaktub dalam anggaran," jelas Andi Sudirman.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved