Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Makan Bergizi Gratis

Deretan Kasus Dugaan Keracunan Makan Bergizi Gratis di Indonesia, Korbannya Murid SD

Sebanyak 12 murid dari 3 sekolah dasar di Takalar, Sulsel dilaporkan sakit perut dan sakit kepala usai menyantap makanan Makan Bergizi Gratis (MBG)

Editor: Edi Sumardi
TRIBUN TIMUR/FAQIH IMTIYAAZ
SANTAP MBG -  Foto dokumentasi uji coba Makan Bergizi Gratis (MBG) arahan Badan Gizi Nasional berlangsung di SMAN 10 Makassar Jl Tamangapa Raya 5 nomor 12, Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar, Sulsel, Senin (6/1/2025). Kasus dugaan keracunan MBG terjadi di beberapa daerah di Indonesia, termasuk di Takalar, Sulsel, Rabu (26/2/2025) hari ini. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sebanyak 12 murid dari 3 sekolah dasar di Takalar, Sulsel dilaporkan sakit perut dan sakit kepala usai menyantap makanan Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (26/2/2025).

Mereka pun dilarikan ke Puskesmas Manggarabombang.

Peristiwa ini bermula ketika murid menyantap makanan pada pukul 09.30 Wita.

Kepala Sekolah SDN No 58 Lengkese, Supriadi menyebutkan, menut makan bergizi gratis terdiri nasi, ikan, tahu, dan pisang.

Pada pukul 10.00 Wita, mereka pun sakit.

"Jadi awalnya itu, makanan tiba di sekolah jam 09.02, kemudian anak-anak mulai makan jam 09.30, kemudian barangkali setengah jam berselang, sudah ada anak yang mengeluh, ada yang sakit perutnya, sakit kepalanya," kata Kepala Puskesmas, Heriyanto Ali.

Murid berasal dari SDN No 58 Lengkese (10 orang), SDN Kapong Rengang (1 orang), dan SDN Bontobaddo (1 orang).

"Awalnya kami mendapatkan informasi dari Sekdes Lengkese, terus kami melakukan penjemputan dengan dua mobil ke sana," kata Heriyanto.

Baca juga: 12 Murid SD di Takalar Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Santap Makan Bergizi Gratis

Salah satu orang tua murid, Karmila mengungkapkan bahwa dirinya baru mengetahui anaknya mengalami perut setelah dibawa ke puskesmas oleh pihak sekolah.

"Ada tanya-ka (kabari saya), bilang sakit perutnya Fahri. Jadi saya bilang 'kenapa-i? Na-bilang (katanya) dibawa pergi ke puskesmas ka," katanya.

Para murid diberi cairan infus.

Kondisi mereka kini mulai membaik.

Kasus sebelumnya

Kasus murid keracunan menu makan bergizi gratis pernah terjadi di daerah lain.

Pada pertengahan Januari 2025, sekitar 40 siswa di SDN Dukuh 03, Sukoharjo, Jawa Tengah, mengalami mual dan muntah setelah mengonsumsi menu MBG yang terdiri dari nasi, ayam tepung goreng, cah wortel, tahu, dan susu.

Diduga, ayam tepung yang disajikan kurang matang, menyebabkan gejala keracunan pada siswa.

Selain itu, insiden serupa terjadi di SDN 003 Nunukan Selatan, Kalimantan Utara, di mana puluhan murid dan guru mengalami diare usai menyantap menu MBG.

Investigasi awal menunjukkan kemungkinan makanan yang disajikan sudah tidak layak konsumsi karena proses penyimpanan dan distribusi yang kurang tepat.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved